//
you're reading...
Respons

Pengaruh Budaya Organisasi-Respon untuk Sunan

Terimakasih Sunan atas pertanyaannya. Saya mohon maaf, kalau respon untuk anda, agak terlewatkan. Menanggapi pertanyaan yang bikin anda bingung, bagaimana budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja? Budaya organisasi adalah cara bersikap menurut masing-masing organisasi seperti telah anda pahami. Budaya organisasi merupakan nilai atau norma yang ditetapkan atau dianut oleh organisasi. Dalam teori kinerja, khususnya kinerja individual karyawan dipengaruhi oleh tiga kelompok variabel utama, yaitu variabel motivasi, variabel individu dan variabel organisasi. Kedua variabel yang pertama, sudah banyak saya tulis di site ini. Sedangkan variabel organisasi adalah merupakan unsur-unsur yang sudah ada dalam organisasi, sebelum dan ketika seorang karyawan masuk dan bekerja dalam organisasi tersebut.

Karyawan sebagai individu ketika memasuki perusahaan akan membawa kemampuan, kepercayaan pribadi, pengharapan-pengharapan, kebutuhan dan pengalaman masa lalunya sebagai karakteristik individualnya. Oleh karena itu, maaf-maaf kalau kita mengamati karyawan baru di kantor. Ada yang terlampau aktif, maupun yang terlampau pasif. Hal ini dapat dimengerti karena karyawan baru biasanya masih membawa sifat-sifat karakteristik individualnya.

Selanjutnya karakteristik ini menurut Thoha (1983), akan berinteraksi dengan tatanan organisasi seperti: peraturan dan hirarki, nilai dan budaya organisasi, tugas-tugas, wewenang dan tanggung jawab, sistem kompensasi dan sistem pengendalian. Hasil interaksi tersebut akan membentuk perilaku-perilaku tertentu individu dalam organisasi. Selengkapnya dapat anda lihat pada tulisan saya tentang perilaku organisasi Perilaku individu karyawan tersebut pada gilirannya akan mempengaruhi kinerjanya.

Budaya organisasi sebagaimana anda menggunakan konsep Robbin merupakan nilai inti/karakteristik budaya organisasi. Artinya sejauh mana organisasi menekankan/mengharuskan karyawan dalam aspek-aspek:
1. Inovasi dan keberanian mengambil resiko.
2. Perhatian terhadap detail.
3. Berorientasi pada hasil.
4. Orientasi orang.
5. Berorientasi tim
6. Keagresifan
7. Kemantapan

Dalam kerangka konsep kinerja, budaya organisasi akan mempengaruhi karyawan, sebagai bagian dari kelompok variabel utama yang berasal dari faktor organisasi. Meskipun, harus dibuktikan dengan penelitian, jika budaya organisasi tinggi akan menghasilkan kinerja karyawan yang tinggi. Karena harus diingat, masih ada faktor utama lain, sebagai variabel luarnya, yaitu faktor individu dan motivasi.

About cokroaminoto

Lahir di Pekalongan, 29 Nopember 1966. Berkeluarga, dengan 2 anak. Sejak SD hingga SLTA Kejuruan lulus di Pekalongan. Menjalani ikatan dinas dari Departemen Kesehatan sejak 1987 di Kebumen. Pada tahun 1996 menyelesaikan program sarjana FISIP, dan pada tahun 2001 lulus program pasca sarjana Manajemen Kesehatan di UGM Yogyakarta. Sejak itu, mulai tertarik pada wilayah kajian pengembangan kinerja (Walah, sok ilmiah..). Bukan apa-apa, karena dalam dunia kerja, apa lagi kerja di kantoran, persoalan kinerja menjadi biang keladi dan akar permasalahan utama. Bagaimana tidak, maju-mundurnya sebuah kantor, organisasi, bahkan dari sistem pemerintahan tergantung dari sini. Trus, dari mana harus mulai, faktor apa saja yang mempengaruhi, kendala apa saja yang biasa menghambat pengembangannya. Apa kita bisa memperbaikinya? Hal-hal inilah kemudian yang menjadi motivasi saya untuk membuat blog ini. Eh syukur menjadi tempat berbagi pendapat dan pengalaman. Amin

Discussion

4 thoughts on “Pengaruh Budaya Organisasi-Respon untuk Sunan

  1. Halo mas Cokro! i need ur help here.ada g teori (ato dalam bentuk gambar/ diagram) yang menjelaskan korelasi antara variabel (x1): motivasi kerja & (x2) budaya organisasi terhadap kinerja karyawan? kalo ada literatur yang mendukung,bagus juga.thx sebelumnya ya!

    Posted by Cicka | June 27, 2008, 3:38 am
  2. Cicka, terimakasih. Untuk ini anda bisa kunjungi: http://www.petra.ac.id/~puslit/journals/pdf.php?PublishedID=MAN05070102
    Semoga bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | June 28, 2008, 5:00 am
  3. saya ingin tahu pengaruh budaya dalam organisasi

    Posted by icha | November 25, 2008, 2:58 am
  4. Icha, terimakasih. Budaya organisasi akan mempengaruhi karyawan, sebagai bagian dari kelompok variabel utama yang berasal dari faktor organisasi. Meskipun, harus dibuktikan dengan penelitian, jika budaya organisasi tinggi apakah akan menghasilkan kinerja karyawan yang tinggi. Karena harus diingat, masih ada faktor utama lain, sebagai variabel luarnya, yaitu faktor individu dan motivasi.

    Posted by cokroaminoto | November 25, 2008, 5:41 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Selamat Datang. Anda adalah pengunjung ke:

  • 528,512

Temui Saya

Di Blogspot. Temui saya Cokroaminoto, untuk berdiskusi masalah Perencanaan Kesehatan untuk membangun kinerja staff, atau bagaimana Menulis Proposal dan Laporan Penelitian untuk kertas kerja (working-paper), Karya Tulis Ilmiah (KTI), Skripsi, Thesis atau sejenisnya atau tertarik untuk melihat dari dekat keragaman budaya Nusantara. Atau membaca koleksi file atau download materi kuliah saya.

Di blogetery.com, anda dapat menemukan juga blog saya, tulisan isteri dan anak saya. Terima kasih.

%d bloggers like this: