Kinerja merupakan penampilan hasil kerja pegawai baik secara kuantitas maupun kualitas. Kinerja dapat berupa penampilan kerja perorangan maupun kelompok (Ilyas, 1993). Kinerja organisasi merupakan hasil interaksi yang kompleks dan agregasi kinerja sejumlah individu dalam organisasi.
Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi (determinan) kinerja individu, perlu dilakukan pengkajian terhadap teori kinerja. Secara umum faktor fisik dan non fisik sangat mempengaruhi. Berbagai kondisi lingkungan fisik sangat mempengaruhi kondisi karyawan dalam bekerja. Selain itu, kondisi lingkungan fisik juga akan mempengaruhi berfungsinya faktor lingkungan non fisik. Pada kesempatan ini pembahasan kita fokuskan pada lingkungan non-fisik, yaitu kondisi-kondisi yang sebenarnya sangat melekat dengan sistem manajerial perusahaan.
Menurut Prawirosentono (1999) kinerja seorang pegawai akan baik, jika pegawai mempunyai keahlian yang tinggi, kesediaan untuk bekerja, adanya imbalan/upah yang layak dan mempunyai harapan masa depan. Secara teoritis ada tiga kelompok variabel yang mempengaruhi perilaku kerja dan kinerja individu, yaitu: variabel individu, variabel organisasi dan variabel psikologis. Menurut Gibson (1987), model teori kinerja individu pernah dibahas dalam artikel lain di site ini.
Kelompok variabel individu terdiri dari variabel kemampuan dan ketrampilan, latar belakang pribadi dan demografis. Menurut Gibson (1987), variabel kemampuan dan ketrampilan merupakan faktor utama yang mempengaruhi perilaku kerja dan kinerja individu. Sedangkan variabel demografis mempunyai pengaruh yang tidak langsung.
Kelompok variabel psikologis terdiri dari variabel persepsi, sikap, kepribadian, belajar dan motivasi. Variabel ini menurut Gibson (1987) banyak dipengaruhi oleh keluarga, tingkat sosial, pengalaman kerja sebelumnya dan variabel demografis.
Kelompok variabel organisasi menurut Gibson (1987) terdiri dari variabel sumber daya, kepemimpinan, imbalan, struktur dan desain pekerjaan. Menurut Kopelman (1986), variabel imbalan akan berpengaruh terhadap variabel motivasi, yang pada akhirnya secara langsung mempengaruhi kinerja individu. Penelitian Robinson dan Larsen (1990) terhadap para pegawai penyuluh kesehatan pedesaan di Columbia menunjukkan bahwa pemberian imbalan mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap kinerja pegawai dibanding pada kelompok pegawai yang tidak diberi. Menurut Mitchell dalam Timpe (1999), motivasi bersifat individual, dalam arti bahwa setiap orang termotivasi oleh berbagai pengaruh hingga berbagai tingkat. Mengingat sifatnya ini, untuk peningkatan kinerja individu dalam organisasi, menuntut para manajer untuk mengambil pendekatan tidak langsung, menciptakan motivasi melalui suasana organisasi yang mendorong para pegawai untuk lebih propduktif. Suasana ini tercipta melalui pengelolaan faktor-faktor organisasi dalam bentuk pengaturan sistem imbalan, struktur, desain pekerjaan serta pemeliharaan komunikasi melalui praktek kepemimpinan yang mendorong rasa saling percaya.
Filed under: Respons
tolong kirimin referensi tentang penghargaan yang dapat menigkatkan kinerja karyawan
Selamat pagi Pak,
Nama saya Roeri, mhs SI psi UI. Saya sedang berencana membuat skripsi mengenai konsep diri dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Kalau boleh, saya ingin mendapatkan referensi mengenai buku-buku yang membahas mengenai kinerja karyawan.
Tks.
bisa minta tolong carikan pengertian tentang praktek kepemimpinan menurut para ahli?thamks
bisa minta tolong kirimin referensi tentang faktor faktor lingkungan yang mempengaruhi kondisi kerja. saya sedang mengerjakan tugas akhir tentang faktor faktor lingkungan yang mempengaruhi kerja. saya mengalami kesulitan bagaimana menghitung faktor yang dominan dari faktor-faktor lingkungan tersebut.
sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
Selamat pagi Pak,
Nama saya anton, mhs SI eko UII. Saya sedang berencana membuat skripsi mengenai “Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja individual dengan self esteem dan self efficacy sebagai variabel intervening”. Kalau boleh, saya ingin mendapatkan referensi mengenai buku-buku yang membahas mengenai kinerja individual dan variabel interveningnya pak.
Tks.
Anton, terimakasih. Kinerja yang merupakan prestasi kerja individu selain dapat dipengaruhi oleh kepuasan kerja, juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Ada beberapa faktor penentu yang berlaku sebagai variabel pemediasi (perantara) yang mempengaruhi kepuasan kerja terhadap kinerja individu, diantaranya adalah self esteem dan self efficacy.
Self esteem merupakan keyakinan nilai diri sendiri berdasarkan evaluasi secara keseluruhan yang diharapkan dapat menjelaskan seberapa besar pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja individual. Para peneliti mendefinisikan organization based self esteem (OBSE) atau self esteem dalam organisasi sebagai nilai yang dimiliki oleh individu atas dirinya sendiri sebagai anggota organisasi yang bertindak dalam konteks organisasi. Kepuasan kerja juga tergantung pada apa yang dirasakan individu terhadap pekerjaannya. Individu yang memiliki keyakinan nilai diri sendiri yang tinggi cenderung memandang diri mereka sendiri sebagai orang yang penting, berharga, berpengaruh dan berarti dalam
konteks organisasi yang mempekerjakan mereka (Kreitner & Kinicki, 2003 dalam Cecillia Engko, 2006). Individu yang memiliki self esteem yang tinggi dimana mereka yakin akan kemampuan dirinya sendiri dan merasa berharga di lingkungannya, maka semakin tinggi presentasi kinerja individunya.
Self efficacy adalah keyakinan seseorang mengenai peluangnya untuk berhasil mencapai tugas tertentu. Self efficacy merupakan karakteristik yang melekat pada diri individu. Menurut Pajares (2002, dalam Janu Tri Parmawati, 2004) self efficacy mempengaruhi pilihan-pilihan dan tindakantindakan individu serta berpengaruh juga terhadap tingkat stress dan
kegelisahan individu. Bandura (1986, dalam Janu Tri Parmawati, 2004) mengembangkan konsep yang berkaitan dengan sejauh mana keyakinan individu memperkirakan kemampuan yang dimilikinya dalam melaksanakan tugas atau melakukan suatu tugas yang diperlukan untuk mencapai suatu hasil tertentu yang disebut self efficacy. Keyakinan dalam self efficacy tersebut dalam proses kerja sangat berkaitan dengan penilaian bagaimana sebaiknya seseorang melakukan tindakan-tindakan tertentu yang diperlukan untuk menghadapi hambatan atau pengalaman yang tidak menyenangkan. Lebih lanjut Bandura (1986, dalam Janu Tri Parmawati, 2004) mengungkapkan individu dengan tingkat self efficacy yang tinggi cenderung tidak mudah menyerah, lebih sedikit mengalami keraguan pada diri sendiri dan
menyenangi aktivitas baru yang menantang. Semakin tinggi self efficacy yang dimiliki seseorang dimana dia yakin akan kemampuannya untuk mendapatkan hasil terbaik dari pekerjaannya, maka semakin tinggi pula peluangnya untuk
maju atau berhasil.
saya dewi pa, mhs FE UI, mau nanya pa. kenapa yah kok saya gampang sekali bersemangat namun seringkali lesu dan lemas tanpa tenaga…
ga ada motivasi kerja.. padahal kerjaan banyak yg dateline
apakah peta pemikiran saya yang tidak terstruktur atau faktor lain.. kbetulan saya baru diangkat jadi pengawas harian bengkel ahass di daerah lenteng agung pa, saya ini sedang merestrukturisasi bengkel.. jadi banyak bingungya.. mohon pencerahan
saya mhsw FE UNSOED,mo nanya pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja individual..
trus kira2 dari 3hal diatas, faktor mana yang paling mempengaruhi kinerja individual??
makasiy byk!!
pak,, saya mahasiswi yang lagi ngerjakan skripsi,, saya mau minta tolong bapak niy,, saya minta referensi tentang teori kinerja.. sebanyak mungkin ya pak… saya skr meneliti hub antara motivasi berprestasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja…tolong ya pak..terimakasih..
nb : bapak bisa menghubungi email saya, thx
asalamualaikum, saya ain pelajar diploma pengurusan perniagaan..ingin tahuu apa kah faktor yg mempengaruhi kerja seseorang individu dalam organisasi..tolongg encikkk…sayaa da sakit kepala memikirkan bahan yang dicari tidak mencukupi…….tolonggg yaaa….tq
pak… saya mie2, mahasiswi unpasjurusan administrasi negara, saat ini saya sedang mengerjakan skripsi,saya ingin minta tolong minta referensi pengertian kinerja pegawai bukan kinerja karyawan ya pak!!!!dan yang berhubungan dengan kinerja pegawai misal penilaian kinerja pegawai,terimakasih….
bisa mnta tlng carikan” bagaimana meningkatkan kinerja karyawan melalui gaya kepemimpinan Telling,Selling,Paticipation,dan Delegating”menurut hersey dan blanchard?
Opan, terimakasih responnya. konsep kepemimpinan Hersey and Blancard adalah kepemimpinan situasional. Intinya bagaimana seorang pemimpin harus menyesuaikan dengan kondisi atau maturitas, kemampuan dan minat bawahan dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Ada empat gaya kepemimpinan menurutnya, yaitu Telling,Selling,Paticipation,dan Delegating seperti yang sudah anda pahami.Sebagai contoh,
Telling, adalah gaya kepemimpinan yang perlu dilakukan oleh pimpinan, jika kondisi bawahan lemah dalam kemampuan, minat dan komitmen. Sementara itu, organisasi menghendaki penyelesaian tugas-tugas yang tinggi. Dalam situasi yang seperti ini Hersey and Blancard menyarankan agar pimpinan memainkan peran directive yang tinggi, memberi saran bagaimana menyelesaikan tugas-tugas itu, tanpa mengurangi intensitas hubungan sosial dan komunikasi antara pimpinan dan bawahan.
Selengkapnya anda bisa baca di:
http://www.changingminds.org/disciplines/leadership/styles/situational_leadership_hersey_blanchard.htm
saya minta bantuan
Terima kasih Budi, atas kehadirannya. Saya tidak tahu apa yang anda maksud. Salam
pak,sebelumnya saya minta tlg carikan teori kinerja menurut para ahlinya.makasih ya pak sebelumnya.ini dalam rangka menyelesaikan tugas akhir saya.
Opan, terimakasih, silakan anda cek di site ini di arsip. Pengertian kinerja pernah saya bahas dalam beberapa tulisan saya. Silakan baca di http://cokroaminoto.wordpress.com/2007/05/23/memaknai-kinerja-karyawan/
sore pak, saya mahasiswa S2 manajemen sumber daya manusia. Saya sedang mengajukan tesis dg judul pengaruh pemberian kompensasi dan fasilitas terhadap kinerja kerja karyawan pada PT…..
Saya sangat membutuhkan materi tentang variabel kinerja kerja karyawan. Mohon di bantu pak, terima kasih
Selamat sore juga Dina. Oke, di site ini banyak saya tulis tentang kinerja karyawan dan juga imbalan atau kompensasi. Kalau ada yang sesuai, Dina dapat memanfaatkannya. Kalau kesulitan mencari sumber aslinya, Dina dapat melakukan sitasi (citation) dari tulisan saya tersebut. Untuk pustaka yang diambil dari internet, dapat ditulis: nama pengarang, tahun dan judul tulisan, cited from URL:http://.. dan tanggal dwnloadnya. Contoh: Cokroaminoto.2007.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA INDIVIDU: Respon Untuk Zaenul cite from URL:http://cokroaminoto.wordpress.com/2007/06/12/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-kinerja-individu-respon-untuk-zaenul/#comment-93 downloaded 18 th Dec 2007 1 page.
Semoga bermanfaat.
pagi pak…..Pak saat ini saya sedang menyusun skripsi yang berjudul hubungan sikap terhadap uang dengan kinerja PNS……
saya bingung mengenai alat ukur kinerja, apakah bisa untuk mengukur kinerja PNS hanya dengan menggunakan angket tanpa memperoleh data/dokumentasi mengenai kinerja PNS dari instansi tempat mereka bekerja?????
N saya minta referensi mengenai kinerja PNS???
mohon dibantu & makasih sebelumnya pak…..
Tuti terimakasih pertanyaannya. Kinerja dapat diukur. Untuk mengukur kinerja, dapat digunakan standar kinerja. Jika di lokasi penelitian sudah ada standarnya, dapat dimanfaatkan. Tetapi jika belum ada, kita dapat menyusunnya. Menurut pandangan saya, jika belum ada, tesis anda justru perlu fokus pada penyusunan kinerja. Karena menyusun standar kinerja perlu memasukkan elemen kritis maupun pendudung setiap pegawai. Sehingga masing-masing pegawai elemen kritis pekerjaannya dapat berbeda-beda. Mengenai instrumennya, dapat bermacam-macam: angket, kuesioner, observasi, lembar diskusi kelompok dll. Hampir tidak mungkin, jika anda ingin menghubungkan variabel dg kinerka, jika standar kinerjanya belum ada. Salam
sore pak..
terima kasih untuk responnya. Pak,apa benar fasilitas itu termaksuk dlm kompensasi? krn dlm tesis yg saya ajukan dg judul pengaruh pemberian kompensasi dan fasilitas kerja terhadap kinerja kerja karyawan PT….., saya dianjurkan merubah variabel fasilitas kerja. Jk variabel tersebut saya ganti dengan promosi kerja,apa lbh baik?jika iya,saya mohon bantuan bahan tentang pengertian,macam dan faktor yang mempengaruhi pemberian promosi kerja.Maaf merepotkan kembali
Dina, fasilitas kerja, itu bukan kompensasi. Kompensasi, dalam pengertian manajemen kinerja, merupakan respon terhadap perilaku kerja pegawai. Kompensasi tidak selalu berwujud (tangible compensation), tetapi juga ada yang tidak berwujud (untangible compensation). Kompensasi sifatnya enforcement, menguatkan perilaku.
Berbeda dengan fasilitas kerja. Fasilitas merupakan kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh organisasi dalam melaksanakan pekerjaan. Dalam kelompok fasilitas, dapat mencakup sarana dan prasarana kerja.
sore pak…
saya mahasiswa olahraga, yang sedang mengambil matakuliah manajemen olahraga. saya mendapat tugas mencari data mengenai penilaian penampilan kerja. serta teori-teori mengenai penilaian penampilan.
mohon di bantu & terimakasih sebelumnya…..
Teja terimakasih pertanyaannya. Penampilan kerja dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan performance of work. Istilah ini dalam perkembangannya terkenal dengan istilah kinerja. Banyak uraian kinerja telah di bahas dalam site ini. Semoga bermanfaat. Salam
saya mahasiswa ekonomi berencana menulis skripsi dengan judul pengaruh kepemimpinan,kompensasi dan fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan pada PT…mohon referensi buku2 yang membahas ttg hal tersebut. mohon dibantu dan thank u
Dani, untuk pustaka sesuaikan dengan variabel penelitiannya. Banyak buku-buku manajemen kinerja dan MSDM membahasnya. Untuk jurnal-jurnal on-line, browsing saja via search engine, dengan memasukkan key-word. OK
saya inin menulis tesis dengan judul harapan pribadi dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai kantor x
bagai mana menurut bapak apakah?
Abdul Aziz, Judul rencana tesis anda belum fokus. Anda musti tetapkan apa yang igin diukur. Deskripsi harapan, hubungan harapan pribadi pegawai atau pengaruh dari harapan pribadi pegawai terhadap kinerja. Untuk memperoleh tulisan saya tersebut, tinggal digunakan, dengan tetap menyebutkan sumbernya. Karena naskah ini anda peroleh dari internet maka penulisannya dengan menyebutkan alamat URL-nya. Contoh:
Cokroaminoto.2007. Membangun Kinerja. cited from URL: http://cokroaminoto.wordpress.com/2007/06/12/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-kinerja-individu-respon-untuk-zaenul/#comment-110 tanggal (download). Semoga bermanfaat.
saya mahasiswa Unima (universitas Malikussaleh) Lhokseumawe, Aceh Utara. saat ini saya sedang menulis skripsi dengan judul ” Minat Masyarakat Pedesaan terhadap pendidikan formal”. yang saya perlu bantuan adalah tentang pengertian minat dan faktor-faktor timbulnya minat.
terimaksih atas bantuannya, saya tunggu responnya.
Nurazlina, terimakasih pertanyaannya. Melihat judulnya, anda berencana menyusun penelitian deskriptif tentang minat. Berbeda dengan penelitian analitik, penelitian anda memang membutuhkan tinjauan dan kajian pustaka yang lebih lengkap untuk mendeskripsikan minat tersebut. Minat, motivasi dan perilaku erat kaitannya dengan variabel-variabel psikologis. Untuk itu, penelusuran pustaka, coba anda fokus pada literatur-literatur psikologi sosial. Banyak buku yang membahas. Di media online internet pengertian minat dapat ditelususuri melalui search engine, dengan memasukkan kata kunci “minat” dst. Dapat dijadikan bahan juga misalnya artikel Pembelajaran yang Menumbuhkan sikap Wirausaha ini. Atau tulisan tentang Motivasi Belajar yang itu. Semoga bermanfaat.
saya perlu banget teori tentang kinerja kerja bisa dibahas nggak
Ariel, banyak teori maupun konsep kinerja. Di website ini ada beberapa tulisan maupun respon yang membahas khusus kinerja. Tetapi hampir semua tulisan berhubungan dengan kinerja, khususnya kinerja individu karyawan/pegawai. Kalau membahas keseluruhan teori jelas tidak mungkin. Untuk ini anda perlu menelusuri pustaka, membaca buku, hasil penelitian serta browsing via internet. Banyak website yang khusus membahasnya, anda bisa mendapatkannya secara FREE. Semoga bermanfaat.
saya mau minta tolong, bisa ngak bapak jabarkan mengenai faktor-faktor dan aspek motivasi berwirausaha.
Iwan, terimakasih. Beberapa aspek dan konsep motivasi anda bisa coba buka Understanding Employee Motivation. Sementara itu, dapat anda lihat juga artikel bagaimana membangkitkan motivasi bekerja. Semoga bermanfaat.
pagi pak,
terima kasih untuk referensi kompensasi dan kinerja nya. Tapi sampai saat ini saya masih sangat kekurangan referensi mengenai fasilitas kerja terutama, pengertian menurut ahli(thn:hal),macam fasilitas kerja b’dasarkan teori dan faktor yang mempengaruhi pemberian fasilitas kerja. Waktu saya terbatas karena saya juga bekerja jadi hanya bisa mencari bahan lewat internet dan itu sangat terbatas.Mohon dibantu pak…
terima kasih..
Selamat malam,
Saya sedang mencari teori mengenai sistem imbalan dan jenis2nya oleh Gibson et al. Bisa mohon bantuannya, mungkin bpk familiar dengan theory tsb. Terima kasih sebelumnya.
coba Cheryl buka tulisan saya “mekanisme dan prosedur pemberian imbalan untuk meningkatkanmotivasi”. Semoga bermanfaat.
Dina, untuk beberapa tulisan yang mungkin dapat dijadikan referensi tentang fasilitas kerja banyak dibahas di PPM Institute of Management. Semoga bermanfaat. Salam
pak, saya mau tanya apakah dukungan organisasi seperti penyediaan sarana berpengaruh terhadap kinerja ,,, kalo iya itu pake teorinya siapa ya,, tks
Rian terimakasih. Dukungan organisasi seperti penyediaan sarana berpengaruh terhadap kinerja. Konsep ini sesuai teori Gibson (1987), bahwa variabel organisasi yang berpengaruh terhadap kinerja, terdiri dari variabel sumber daya, kepemimpinan, imbalan, struktur dan desain pekerjaan.
Sarana dan prasarana termasuk dalam variabel sumber daya. Kalau kita baca konsep Kottler, bahwa sumber daya organisasi terdiri dari: manusia, alat dan sarana kerja, dana, media dan teknologi serta informasi.
pak, maaf mo nanya lagi,,,,konsep kotler tentang sumber daya organisasi yang bapak sebutkan di atas, kalo boleh tau ada di buku apa pak? tks
Terimakasih Rian. Philip Kotler banyak membahas sumber daya di bukunya Manajemen Pemasaran. Untuk sumber online, anda buka di management resources di wikipedia. Semoga bermanfaat.
Pak..saya minta tolong..lg nyusun proposal penelitian nih..lg nyari alat ukur kepemimpinan situasionalnya Hersey-blanchard. Nama alat ukurnya apa ya?Klo pnya alat tesnya, mohon informasinya..
Terima kasih..
Upi, terimakasih. Untuk alat ukur yg and maksud, sebaiknya anda kembangkan sendiri berdasarkan variabel penelitian. Misalnya, variabel maturity, diukur melalui tingkat kemampuan dan kemauan karyawan. Maka instrumennya dikembangkan untuk mengukur kedua hal dalam konteks responden di tempat kerja.
Menurut saya, jangan mudah untuk menggunakan instrumen yang sudah jadi. karena blm tentu tepat untuk penelitian anda. Semoga bermanfaat.
Mukhlis,
Februari 4, 2008 at 8:50 am
Selamat pagi Pak,
Nama saya Mukhlisi, mhs SI FE UNIGHA. Saya sedang membuat skripsi mengenai analisis kinerja pelaksana program pembangunan. Kalau boleh, saya ingin mendapatkan referensi mengenai buku-buku yang membahas mengenai analsis,kinerja rumus persamaan regresi
Tks.
Selamat siang pak,
saya berencana meneliti tentang pengaruh desain pekerjaan terhadap kinerja,,yang sya tanyakan apa boleh saya melihat desain pekerjaan dari elemen keperilakuan saja,,ato saya harus ikutkan dua elemen lagi yaitu elemen organisasi dan elemen lingkungan…makasih banyak ya pak,
Mukhlis, terimakasih. Pada prinsipnya melakukan analisis kinerja, pada dasarnya adalah mengukur output dibandingkan dengan ukuran atau standart yang sudah ditetapkan sebelumnya. Mengenei teknik pengukuran statistiknya, tergantung pada beberapa hal, diantaranya: tujuan penelitian, jenis dan skala pengukuran data
Heni terimakasih. Dalam penelitian manajemen, banyak aspek-aspek yang terkait. Sehingga peneliti harus dari awal membatasi masalah yang hendak diteliti; mungkin sejak dari judul, pembatasan konsep, variebel dan seterusnya.
Melihat salah satu aspek saja dalam penelitian, boleh-boleh saja, atas pertimbangan metodologis, waktu dan biaya. Hal-hal penting, yg belum anda teliti, dapat disarankan pd peneliti lain. Semoga bermanfaat.
mat malam pak
saya mau nanya.. apa pengaruh pengawasan terhadap kinerja karyawan. klo bole pak, saya minta landasan teorinya disertai pengarang,nama buku, dan tahun cetaknya
thanks before
Christie, terimakasih ats pertanyaannya. Tapi jangan diborong semua dong permintaannya. Begini, pengawasan, komunikasi, kehadiran dll merupakan sub variabel dari perilaku kepemimpinan. Demikian Landasan teorinya. Teori kepem9mpinan, teori perilaku banyak membahas hal ini. Di blog ini juga sering saya bahas. Jika christie mendapatkanya dari internet bisa juga digunakan. Tentang bgm menulis pustaka dari internet, coba periksa ‘respon’ saya untuk Abdul Aziz di atas. Semoga bermanfaat.
Pagi pak,
saya dwi mahasiswa TI di slh satu univ. jogja
saya sedang mencari tema skripsi ergonomi, saya mohon bantuan dari bapak kalau-kalau ada usul, saya ada ide, begini gimana kalau tema yang akan saya pilih itu tentang analisis antara penghargaan kerja (ex sertifikat/piagam) yang ga berupa materi dengan insentif kerja dalam meningkatkan motivasi kerja, pokoknya mana yg lebih efektif gt…..kira2 bgmn y pak ?apakah bisa
Dwe, terimakasih. Menurut saya, temanya oke juga. Penting anda harus fokus pada masalah dan tujuan yang akan dicapai dari penelitian. Setelah itu, kembangkan kerangka konsepnya dari tinjauan pustaka yang memadai. Kalau hal-hal tersebut sudah anda lakukan, maka metode penelitiannya akan ketahuan dengan sendiri, melalui diskusi dengan pembimbing. Demikian Dwe, semoga bermanfaat.
met malam pak, tolong kirim saya referensi karena sekarang saya sedang dalam penyusunan tesis dengan judul ” ANALISI PENGARUH FAKTOR INDIVIDU DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PRODUKSI…..” Dengan rendah hati saya mohon minta bantuan dalam waktu dekat…trims,,,
Jony, terimakasih. Untuk faktor individual dan budaya organisasi, pernah saya bahas di site ini, pada kategori gagasan maupun respon. Semoga bermanfaat.
Dear P.cokro
saya mahasiswi yang sedang menyelesaikan studi.mau tanya pak,apa saja indikator dari ekspektasi kinerja dan ekspektasi usaha?
kiranya bapak dapat membantu saya dengan memberikan referensi buku ato mungkin penjelasan lebih lanjut ke e-mail saya.
sebelm dan sesudahnya terimakasih.
Yanti, terimakasih. Ekspektansi kinerja menunjuk pada sesuatu capaian yg diharapkan dari sebuah kinerja. Jika demikian, indikatornya adalah standar kinerja. Untuk bahasan topik ini pernah dimuat di site ini http://cokroaminoto.wordpress.com/2007/09/28/menyusun-standar-kinerja-karyawan-respon-untuk-sausan/ Semoga bermanfaat.
pak saya sudah cari di situs bpk tetapi agak bingun kalau bisa bpk langsung send lewat E-mail saya. dalam penyusunan tesis saya dengan judul “ANALISIS PENGARUH FAKTOR INDIVIDU DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN. tolong ya pak dalam waktu dekat ini, soalnya saya berulang kali revisi malah membuat saya bingun tentang teori2 mengenai variabel2 tsb.
bpk tolong mendefinisikan hubungan antara faktor individu, budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. saya sangat mengharapkan bantuan bpk. TRIMS
Jony, terimakasih. Dengan perlakuan apa Joni akan mengukur pengaruh kedua kelompok variabel tsb terhadap kinerja? Barangkali akan lebih fokus kalau kedua kelompok variabel tsb dianalisis-kekuatan hubungannya, kemudian dicari variabel-variabel mana yang memiliki hubungan signifikansi kuat terhadap kinerja di lokasi penelitian Jony. Sehingga judulnya āANALISIS HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KINERJA KARYAWAN” Semoga bermanfaat.
saya mau buat skripsi tentang pengaruh pendidikan dan latihan terhadap kinerja pegawai. bisa anda tunjukan kepada saya sebuah buku yang berkaitan dengan judul skripsi saya tersebut?
terima kasih sebelum.
Dear P. Cokro,
Minta tolong dung pak..pengertian fasilitas itu apa ya&judul bukunya apa?saya sudah mencari di beberapa buku belum ketemu-ketemu. Penelitian saya berjudul pengaruh fasilitas dan prosedur pelayanan terhadap kepuasan masyarakat.
Trimakasih atas bantuan yang diberikan, semoha Tuhan membalas kebaikan Bapak…
Apriyana, terimakasih. Topik diklat pegawai banyak dibahas dalam buku-buku MSDM yg bisa diakses di perpustakaan, maupun di toko buku. Selain buku, anda harus baca jurnal/majalah manajemen.Untuk sumber online anda bisa buka http://www.lppm.ac.id
Nungky, terimakasih. Fasilitas secara leksikal adalah kemudahan. Fasilitas, dari bahasa Belanda, faciliteit, adalah prasarana atau wahana untuk melakukan atau mempermudah sesuatu. Fasilitas bisa pula dianggap sebagai suatu alat. Untuk rencana penelitian anda tentang uji pengaruh terhadap kepuasan masyarakat, menurut saya perlu lebih fokus. Fokus pd variabel fasilitas atau variabel prosedur layanan. Karena kedua variabel tsb merupakan variabel komposit yang terdiri banyak indikator. Demikian, semoga bermanfaat.
Saya minta tolong! Pak bagaimana sikap kita menghadapi teman satu karir yang iri terhadap kebijakan kita dalam berorganisasi?
Jonni sariaman dolok saribu, terimakasih. seseorang menolak utk melakukan atau tidak melakakukan kebijakan organisasi merupakan persoalan dlm perilaku organisasi. Untuk mengatasinya, ada pendekatan organisasional yg dapat dilakukan, seperti: sosialisasi kebijakan/aturan, persuasi, negosiasi dan advokasi. Demikian, semoga bermanfaat.
Pak, saya mau tau tentang teori-teori yang dipakai dalam penelitian saya.
judul nya “Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektifitas kepemimpinan dalam meningkatkan produktivitas karyawan”, (faktor-faktornya : faktor pemimpin, faktor bawahan, faktor lingkungan/ kondisi kerja).
saya juga mau tau gimana cara membuat kuesionernya.
jawabanya kirim ke email saya aja di wienzz_kho@yahoo.com
terima kasih..
windy kurniawan, terimakasih. Dalam pertanyaan, anda sdh dpt menyebutkan faktor-faktornya: faktor pemimpin, faktor bawahan, faktor lingkungan/kondisi kerja). Saya yakin bhw 3 faktor tsb pastilah dari sebuah teori. Teori lainnya tinggal menyesuaikan variabel utama penelitianya, yaitu teori produktivits kerja. Lakukan saja penelusuran pustaka yg memadai, maka anda tidak akan kesulitan menetapkan instrumennya. Jangan terpaku harus kuesioner! Bisa jadi variabel penelitian anda akan lebih tepat dg lembar pengamatan. Semoga bermanfaat.
siang pa……
saya ingin membuat judul kepuasan pelanggan terhadap kinerja karyawan
mohon bantuannya pa.
perusahaan tempat saya bekerja khusus untuk pelayanan pelanggan di bidang tenaga listrik tepatnya pemutusan aliran listrik karena tunggakan.
hal2 apa yang mendukung judul ini.
terimakasih
Saya tolong dibantu dicarikan sejumlah teori (kutipan) yang berhubungan dengan teori organisasi privat (pasar ; baik modern maupun tradisional)..
Untuk keperluan karya tulis ilmiah..
Terima kasih atas semua bantuannya..
Arif, mudah saja. Masukklah ke internet, gunakan search engine, mis. http://www.mamma.com Kemudian masukkan kata kunci anda, seperti: organisasi dst.
Semoga bermanfaat.
saya ingin mengangkat judl skripsi mengenai pengaruh modal intelektual dan program pengembangan thdp efektifitas perusahaan .bgmana menurut bpk?apakah sudah tepat antara variabel satu dan yang lain?berhubungan atau tidak?mohon rekomendasi.thanx.anisa_administrasi bisnis-undip
pak, saya ingin mengangkat judul skripsi dengan judul pengaruh atmosfer perusahaan terhadap tingkat kinerja karyawan. menurut bapak apakah sudah berhubungan belum ? mohon pendapatnya
Anisa dan Nanda, terimakasih. Sepertinya anda berdua sangat kompak. Untuk memilih judul/topik penelitian harus fokus pada variabel tertentu. Varaibel itu diperoleh berdasarkan permasalahan/fenomena problematik yang ada, dan anda ingin menyelesaikannya melalui penelitian. Mengenai landasan teori, anda harus melakukan penelusuran pustaka yang cukup/memadai. Nanti secara logis anda akan menemukan dasar teori itu, berdasarkan kajian pustaka. Yang menentukan sudah tepat, atau berhubungan antar variabelnya, bukan siapa-siapa, tetapi berdasarkan kajian pustaka. Pustaka atau literatur dapat berupa buku, jurnal ilmiah, koran, sumber2 online lewat internet dsb.
Demikian semoga bermanfaat.
met siang pak.., saya mhsw yg skrg lg mulai nyusun skripsi. saya mo minta bantuan bapak sekiranya bpk bs membantu. sya mengangkat judul : “pengaruh motivasi non finansial terhadap kinerja karyawan”. data yang saya perlukan pada penelitian saya apa pak? saya minta referensi yang berhubungan dgn penelitian saya pak. tolong ya pak… teori2nya skalian pak. makasih ya pak.. smg bpk mndpkn pahala dr yg kuasa. trimaksih ya pak..
Lilis, terimakasih. Kalau yg anda maksud adalah imbalan non finansial, maka anda dapat menggunakan teori ekspektansi atau teori pengharapan. Topik2 imbalan, kinerja dan teori pengharapan pernah saya bahas disini. Anda bisa mencarinya di bawah kategori gagasan. Semoga bermanfaat.
pencarian referensi mengenai pandangan masyarakat terhadap kinerja pegawai negeri sipil
Ass..
Pak, mohon bantuannya donk..
Saya bingung mencari teori kinerja apa yang akan saya pakai untuk skripsi ?
Kalo boleh, tlg kirimin ya Pak..
Sekalian daftar pustakanya..
Trimssssssssssss
Nitha, terimakasih. Topik kinerja sudah banyak saya bahas di site ini, dengan mengikuti teori Gibson.Untuk buku, topik kinerja banyak dibahas di buku-buku MSDM. Sedangkan untuk sumber online di internet anda bisa klik di sini atau di blogroll.
pak, saya mahasiswi yang lagi ngerjakan thesis, saya mau minta tolong bapak. Saya minta referensi tentang teori kinerja.. sebanyak mungkin. Saya sekarang meneliti kinerja mengahar guru. Tolong ya pak..terimakasih..
nb : bapak bisa menghubungi email saya, thx
Jon, anda bisa browsing via seacrh engine. Atau untuk sumber-sumber online di internet anda bisa buka website managementhelp yang tersedia di blogroll blog ini. Semoga bermanfaat.
ass…pak, saya fadlu dari universitas indonusa esa unggul fakultas kesehatan masyarakat. saat ini saya sedang mengajukan judul skripsi ” PENGARUH GAJI, JAMINAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT X”. Tapi saya masih bingung cara pengukuran, skala danuji coba apa yang harus saya gunakan dari kedua variabel itu??? tolong di jelaskan ya pak…terima kasih sebelmnya.
Fadlu, terimakasih. Membaca topics skripsi anda PENGARUH GAJI, JAMINAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT, ada beberapa komentar saya (1) 3 Variable bebas anda, kalau dlm ilmu management termasuk dlm kelompok imbalan (reward). Beberapa bahasan ttg topik tsb, banyak saya tulis di website ini. (2) kalau judulnya pengaruh, maka uji statisticsnya menggunakan uji pengaruh, biasanya dg memberi perlakuan pd responden. Jika anda ingin menghubungkan variable bebas dg kinerja, maka uji statisticsnya menggunakan uji korelasi. (3) perlu dilakukan studi pendahuluan, apa sj jenis reward yg ada saat ini. Bisa jadi, dalam realitasnya, masih ada imbalan lain. Dan pastikan juga apakah sudah ada standar kinerja petugas yg ingin anda ukur. (4) Setelah itu, anda dapat memutuskan mengenai judul, rumusan masalah, tujuan dst.
Demikian, semoga bermanfaat.
selamat pagi pak……./
saya seorang mahasiswa dari fakultas ekonomi/manajemen pemasaran UISU
saya sedang masa mengalami masalah dalam mencari judul skripsi saya
disini saya mengharapkan bantuan dari bapak agar kiranya bapak dapat membantu saya dalam mencari judul skripsi saya……..!
judul skripsi saya menggunakan 3 variabel mengenai manajemen pemasaran!
dosen pembimbing saya meminta sebanyak 3 judul………!
saya mohon agar kiranya bapak dapat membalas email saya secepatnya……!
dari seorang mahasiswa yang sudah down banget……../
terima kasih….selamat pagi pak……..!!!!!!!!!!!!!
Sitepu opick, terimakasih. Untuk membuat judul, sesuaikan topik yg ingin anda ambil. Pilih topik masalah yg anda merasa berminat atau paling bermasalah dlm suatu organization atau perusahaan.
Tiga variable biasanya 2 variable bebas, dengan 1 variable terikat.
Demikian, opick. Semoga bermanfaat.
salam kenal pakk,saya aL mahasiswa univ. persada yai
tolong kasih referensi buku bwt performansi kerja dan kompensasi kerja saya mau buat skripsi
makasih yahh pakk
ass…. saya iwan, mahasiswa asal Aceh, sekarang ge nyusun Skripsi dgn Judul Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Budaya Kerja Karyawan di Rumah Sakit Teungku Fakinah Banda Aceh Tahun 2008. saya mahasiswa FKM Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh jurusan Peminatan AKK.
saya sedang mengalami masalah.
saya membutuhkan pendapat/saran atau ide dari Bapak.
yang ingin saya tanyakan di sini adalah. tentang faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi budaya kerja karyawan….? terima ksaih atas Respon Bapak dan saya tungu.
pak saya sedang menentukan model buat skripsi … yang saya ingin tanyakan bahwa ” apakah terdapat kaitan antara kinerja dan produktivitas karyawan ? ” dan kalau boleh saya minta referensinya
reza, terimakasih. Dalam beberapa hal, antara produktivitas dan kinerja sama2 berkedudukan sbg variable terikat (dependent variable). Shg menurut saya, Reza pilih salah satu sbg variable terikatnya.
bapak sy mahasiswi dr fakultas kesehatan masyarakat jurusan ” ADMINISTRASI KEBIJAKAN KESEHATAN ” sy lg bingung mencari judul buat skripsi, kira2 judul fakto penurun SDM dalam kinerja itu bagus.
faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku individu maupun kelompok menurut lawrence green?
Desy, terimakasih. maaf, agak lama meresponnya.
Menurut Green, ada 3 fktor utama pembentuk prilaku: predisposing factors-yg membentuk nilai2, enabling factors-meliputi fasilitas, sarana fisik, reinforcing factors-peran kelompok pendorong, petugas.
Demikian, semoga bermanfaat.
Sofi, terimakasih. Cukup aktual. Penting utk dibahas adalah faktor2 yg mmpengaruhi kinerja pegawai, misalnya.
Semoga bermanfaat.
no comment.
Amos. terimakasih. Its ok, thank you.
salam kenal……..
Pak cokroaminoto, saya mencari referensi kineja dosen?
yang akan digunakan untuk variabel operasional di penelitian.
mohon bantuannya
teimakasih.
Edo, terimakasih. Untuk penilaian kinerja, memang butuh standard kinerja. Namun jika di lokasi penelitian, belum ada, maka kita musti menetapkannya. Dengan kajian literatur dan teori, hal itu bisa dilkukan-melaui identifikasi elemen kritis pekerjaan. Untuk contoh bagaimana standard kinerja itu dibuat dg beberapa variabel pokok dan elemen kritis, Edo bisa buka posting saya respon untuk Sausan.
met malem pak,
saya mau nanya, apakah pemanfaatan sistem informasi berpengaruh terhadap kinerja individu?
saya rencananya mengambil judul itu.
emma, terimakasih. Kalau scr teori ada. Sifatnya baru dugaan, pastinya ya kita buktikan dg pnelitian. Karena bagaimanapun sebuah sistem informasi, merupakan kombinasi orang, peralatan dan prosedur yg diorganisir utk mnyediakan informasi dlm pengambilan kputusan. SEhingga sangatlah erat dg kinerja karyawan.
Demikian, semoga bermanfaat.
ass, pak.. saya icut. lg nyari data untuk skripsi dng jdl ‘pengaruh morning briefing terhadap kinerja pertugas reservasi’. mhn bantuan tentang landasan teorinya donkk. thanks b4
ass pak, saya icut. lg nyari landasan teori buat skripsi. judulnya pengaruh morning briefing terhadap kinerja petugas reservasi. mhn bantu nyariin landasan torinya doonk. thanks b4
Ass. pak Saya Sukarman, lagi cari refernsi seanyak-banyaknya tentang hubungan antara sikap terhadap tugas dengan kinerja. mohon bantuannya. terima kasih. wss
Icut, terimakasih. Kalau melihat judul skripsi anda, maka perlu dilakukan perlakuan dlm bentuk ‘morning briefing’ Jnis penelitiannya eksperimen. Icut dpt menggunakan kelompok sampel pembanding, atau dg teknik pengukuran before-after pemberian perlakuan. Kalau yg terakhir itu dpt dilakukan tanpa pembanding.
Untuk teorinya, cari variable utama pnelitian, yaitu (standar) kinerja dan ‘morning briefing’
Demikian semoga bermanfaat.
Sukarman, terimakasih. Membaca judulnya, paling tidak landasan teorinya meliputi: teori sikap dan kinerja.
Aslm. pak, saya mahasiswa yg sedang magang di DPU, dan saya diberi tugas untuk mencari Key Perform. Indicator yang dapat diterapkan di lingkungan Organisasi Publik dan sektor Non-Profit,, indikatornya ad 4 yaitu : Kuantitas, Kualitas, Biaya dan Waktu. apakah hal tersebut dapat dterapkan dan dari mana saya harus memulai analisisnya? Mohon bantuannya. Terimakasih. Wslm.
Terimah kasih referensinya pak , tapi saya masih banyak kekurang referensi mengenai kinerja karyawan. Termasuk dari tahun dan halaman bukunya pak.
eckokakkoii, terimakasih. Untuk ini kita harus melakukan kajian atas elemen kritis maupun non kritis atas pekerjaan dari masing2 pegawai masing2 bidang di kantor tsb.
salam kenal..! saya Dwi, psikologi UIN Jkt. saya sedang menyusun skripsi Hubungan Self-efficacy dengan kinerja pada pegawai yang mengalami ketidaksesuaian pekerjaan dengan pendidikaan (job mismatch). mohon bantuannya untuk comment/materi/teori/kutipan yang berhubungan dengan skripsi saya, thx b4
saya mahasiswa studi akhir Univ ersitas Hang Tuah Surabaya mohon bantuannya. Saya ingin bertanya apakah ada teori yang menyebutkan bahwa desain pekerjaan dan informasi analisis pekerjaan berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Tolong disebutkan nama penemu teori tsb dan isi teori tsb…terima kasih sebelumnya
Dwi Wijonarko, terimakasih. Melihat judul rencana penelitian, dapat dirumuskan menjadi: mismatch-job –> self efficacy –>kinerja. Sehingga anda hrs tetapkan dulu judulnya.
Banyak buku atau sumber belajar yg membahas ttg self efficacy maupun kinerja.
Untuk sumber2 online anda dapat pilih klik di bawah menu blogroll.
Didik, terimakasih. Dalam teorinya Gibson, kinerja individual staff dipengaruhi langsung oleh faktor motivasi, kemampuan dan faktor organisasi. Faktor organisasi tsb, diantaranya structure tugas dan disain pekerjaan (termasuk di dalamnya adalah analysis pekerjaan, utk menetapkan disain pekerjaan).
pak apakah komunikasi organisasi dapat mempengaruhi dalam peningkatan kinerja karyawan??mohon penjelasannya dunk pak.. kasih teori-teori yang mendukungnya ya pak ya.. mu saya pake bwt ngerjain skripzi neh..
maturnuwun..
Dhanie, terimakasih. Sistem Komunikasi merupakan bagian/indikator dari perilaku kepemimpinan yg dibangun manajer.
asslamualaikumwrwb.
maaf pak, saya fira, mahasiswi ITS. saat ini saya sementara nyusun tesis. tesis saya membutuhkan landasan teori tentang TEORI KINERJA PERGURUAN TINGGI. saya sangat butuh bantuan bapak. sekiranya teori yang saya maksud bisa dikirimkan ke email saya. besar harapan saya, sekiranya bapak dapat mengirimkan teori tersebut. sebelumnya, saya ucapkan terima kasih atas bantuan bapak.
wassalam.
Fira, terimakasih. Landasan teori utamavdlm rencana tesis anda, paling tidak memuat teori tentang konsep kinerja dan standard kinerja perguruan tinggi.
Demikian, semoga bermanfaat.
Ass Wr Wb
Pak saya mohon bantuannya,menjawab pertanyaan ini:
What factors do you think are important for motivating a team to best performance? What variables are associated with these motivating factors?
Kalo ada reference, that’ll be great.
Terima kasih sebelumnya
Wss
Adam, terimakasih. Ttg motivating factor, team , kelompok kerja dan kinerja pernah saya bahas. Tk
Pa saya mahasiswa S2 lagi mau bikin tesis tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja karyawan pada sebuah instansi pemerintah. saya mohon bantuan tentang referensi buku-buku terbaru. terima kasih atas bantuannya.
halo pak..
saya lia mahasiswi psikologi yang sedang skripsi, saya ingin meneliti tentang hubungan antara beban kerja dengan kinerja.. sy minta referensi buku mengenai beban kerja, karena sampai sekarang sy beum menemukannya.. bisakah bapak membantu sy?? terimakasih.. pak sy juga minta indikator dari kinerja apa aja ya pak?? makasih pak…
Mas cokro, aku masaiswa Psi UML,sekarang ni aku masih nyusun Sripsi, aku ambil judul Performance Appraisall Pengaruhnya Terhadap Motivasi Kerja,tetapi aku kesulitan tuk refrensi dan aku juga mengalami kesulitan untuk faktor2 apa saja yang ada diPerformance Appraisal,aku minta bantuannya mas atau siapa aja pembaca yang berkenan membantu saya..saya sangat senang sekali dengan BLOG sampean ni mas,karena selain tuk sarana belajar juga dapat menjadi sarana silahturmi yang SANGAT POSITIF.SELAMAT YA MAS….DItunggu karya-karyanya.
Lia, terimakasih. Hubungan antara beban kerja dengan kinerja sangatlah kompleks. Kasusnya tidak selalu bahwa dengan naiknya beban kerja maka kinerja akan menurun. Kinerja dapat dipengaruhi oleh beban kerja, jika beban tersebut terlalu tinggi atau terlalu rendah. Keadaan kerja yang rendah beban (underload) yang berlangsung terus menerus, dapat mengakibatkan kebosanan dan hilangnya situasi awareness. Disamping itu, naiknya beban kerja (sampai dengan kelebihan beban/ overload) mungkin tidak menurunkan kinerja apabila ada strategi untuk memenuhi kebutuhan tugas.
Sumber online ttg beban kerja, anda bisa kunjungi
http://en.wikipedia.org/wiki/workload
saya abi mhsswi kesehatan masyarakat,saya sedang meyusun skripsi yang berjudul hubungan stres kerja, kolesterol (LDL), dan merokok terhadap penyakit jantung. saya kesulitan dalam membuat kuisioner tentang stres kerja, apakah pak cokro memiliki beberapa contoh kuisioner stres kerja? mohon bantuannya pak………
Lala Sulaeman, terimakasih. Mohon maaf, terlewatkan respon untuk anda. Motivasi kerja staff sangat erat dg konflik kerja, beban kerja, waktu kerja, karakteristik tugas, dukungan kelompok dan pengaruh pimpinan
Abi, terimakasih. Stress kerja sering diaplikasikan sebagai tekanan dlm pekerjaan. Stressor-nya bisa dtg sebagai akibat tekanan individual, kelompok, organisasi maupun ekstra organisasi.
Tekanan ekstra organisasi dpt berupa perubahan sosial-teknologis. Tekanan organisasi dpt disbabkan oleh kebijakan organisasi, struktur, kondisi2 fisik tempat kerja, prosedur dari proses2 dlm organization. Tekanan kelompok dpt disbabkan kurangnya kekompakkan, bantuan sosial, konflik antar individual maupun kelompok. Tekanan individual dpt disbabkan adanya konflik peran, kontrol pribadi, kecakapan dan kekuatan psikologis.
mas…mohon bantuannya tentang referensi buku apa saja untuk melihat “faktor-faktor yang mempengaruhi keefektivan pemimpin”. mohon bantuanya. atas bantuannya… banyak terima kasih,.
Hasan, terimakasih. Efektivitas kepemimpinan seseorang dapat dilihat dari kemampuannya memimpin unit kerja untuk mencapai hasil kerja sesuai dengan yang diharapkan. Pencapaian tujuan tersebut terkait dengan adanya kepercayaan (trust), komitmen dan kepuasan dari pegawai/staff sebagai bawahan terhadap pimpinan.
Seorang pemimpin yang efektif akan mampu menumbuhkan elemen-elemen tersebut kepada semua pegawainya.
Hasan, topik seperti ini banyak dibahas dlm buku perilaku organisasi atau kepemimpinan.
malam pak, bisa kasih pencerahan tidak untuk tesis saya, tentang kinerja sebuah organisasi informal seperti pkk, pokja di kelurahan makasih pak
rini rusli, terimakasih. Untuk menilai kinerja organisasi, berbeda indikatornya dengan penilaian kinerja staff atau pegawai. Ada faktor utama untuk menilai kinerja organisasi, diantaranya kelompok variabel motivasi organisasi, faktor eksternal dan kapasitas organisasi. Untuk bahan bacaan dan uraian selengkapnya anda bisa klik referensi saya di staff performance.
Pak mau nanya apa kalau kita pakai konsep kinerja dari Rivai (2005) mengenai Faktor yang mempengaruhi kinerja adalah kemampuan dan motivas, kemampuan terdiri dari pengetahua dan keterampilan sedang motivasi terdiri dari sikpap dan situasi. yang sama mau nanya dari mana bisa didapat referansi tentang situasi. trims Pak
Pak mau nanya apa kalau kita pakai konsep kinerja dari Rivai (2005) mengenai Faktor yang mempengaruhi kinerja adalah kemampuan dan motivasi, kemampuan terdiri dari pengetahuan dan keterampilan sedang motivasi terdiri dari sikap dan situasi. yang sama mau nanya dari mana bisa didapat referensi tentang situasi. trims Pak
Pengaruh penilaian kinerja pejabat fungsional peneliti terhadap kinerja peneliti di Kedeputian Bidang Ilmu Sosial dan Kemanusiaan – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Standar penilaian kinerja Peneliti: Angka kredit : Satuan Nilai dari tiap butir kegiatan dan atau akumulasi nilai butir butir kegiatan yang harus dicapai oleh pejabat fungsional dalam rangka pembinaan karier yag bersangkutan.
Kriteria Angka Kredit Peneliti :
Unsur Utama :
Pendidikan
Penelitian / Karya Tulis Ilmiah
Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Diseminasi Pemanfaatn Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Pembinaan Kader Peneliti
Unsur Penunjang :
Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah
Pembinaan Kader Ilmiah
Perolehan Piagam Penghormatan
Perolehan Gelar Kesarjanaan diluar bidang tugas
Bisa kasih Commmeny teori 2 yang mendukung pak?
Dini Rahmiati, terimakasih. Disamping Teori kinerja, anda musti mengkaji standard penetapan angka kredit peneliti sbg standard kinerja.
Dini Rahmiati hrs memastikan dulu bhw penilaian angka kredit tsb ad satu2nya apenilaian kinerja dan dilakukan dengan cara dan mknisme yg benar.
Yth Pak Cokro,
Terima kasih atas komentarnya, sekalian mau bertanya lagi pak..
1.Angka kredit bagi pejabat fungsional ini memang sudah dipastikan sebagai standar penilaian kerja( menurut saya). karena sudah ada SK antara BKN dan LIPI sebagai pembina jabatan fungsional peneliti berikut Juklak dan dan Juknis.Bagaimana menurut bapak ?
2. Jika Angka kredit ini sudah cukup menjadi standar? kira-kira teori apa yang tepat untuk mendukung ? Apakah Konsep/Teori Standar Penilaian dari LAN ( dalam Buku Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah 2003)bisa dijadikan landasannya?
3.Apakah menurut Bapak DP3 merupakan standar penilaian pekerjaan juga? ( saat ini PNS peneliti pun masih memakai DP3). Tapi bnyak yg mkritik Dp3 ini tlalu subjektif dan mnurut sy kurang beorintasi pd prestasi kerja.oleh karena itu jika peneliti memiliki standar pennilaian bdsr agkka kredit mngapa tdk imanfaatkan dlm proses DP3..? bgmana komentar bapk?
terima kasih
Dini Rahmiati, terimakasih. Jika di lokasi penelitian, dokumen-dokumen tersebut masih digunakan, menurut saya tetap digunakan. Sehingga nanti dapat diolah datanya sendiri2. Misalnya kinerja menurut DP3, kinerja menurut Angka Kredit; kemudian dihubungkan dengan variabel terikat anda.
Untuk ini, Lebih baik jika anda menggunakan juga metode2 riset kualitatif, sehingga fenomena “black box” itu dapat teruangkap/terdeskripsikan.
Semoga bermanfaat.
permisi pak,saya sedang dalam proses menyusun skripsi..
apakah ada jurnal yang mendukung untuk model penelitian dalam
topik “Pengaruh dukungan organisasi, komitmen organisasi, dan procedural justice terhadap kinerja karyawan”
tolong pak, saya benar2 butuh..kalau, ada 2 variabel yang mempengaruhi akan lebih bagus lagi..terimakasih..=)
assalamualikum pak….
bisa kirimkan saya mengenai faktor2 kinerja pegawai yang biasanya digunakan dalam pengukuran kinerja pegawai tersebut dalam rangka untuk mengetahui bagaimana karyawan melakukan pelayanan terhadap masyarakat selaku konsumen. terima kasih bapak sebelumnya…referensi bapak sangat membantu proses penelitian saya…..
wasalam……
Diana, terimakasih. Seperti yang saya kutip dari Gibson, bahwa ada 3 kelompok variabel yang mempengaruhi kinerja, yaitu: variabel motivasi, kemampuan dan organisasional. Seperti respon saya untuk Zaenul.
pak cokroaminoto…
sy akan menulis tentang kinerja guru. apakah kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual dapat mempengaruhi kinerja seorang guru?
apakah ada referensi tentang hal tersebut?
terima kasih pak…
fhasra, terimakasih. Seperti yang saya kutip dari Gibson, bahwa ada 3 kelompok variabel yang mempengaruhi kinerja, yaitu: variabel motivasi, kemampuan dan organisasional. Seperti respon saya untuk Zaenul.
Dalam hal ini kecerdasan intelektual dan spiritual itu merupakan bagian dari variabel kemampuan.
assalamualikum pakā¦.
saya sedang menyusun skripsi dengan judul “pengaruh teknologi informasi terhadap kinerja pegawai di pemerintahan”. yang jadi masalah saya belum menemukan teori yang terkait bahwa teknologi informasi sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawai ?. mohon masukan dari pak cokroaminoto.
terima kasih pak….
Sutrisno, terimakasih. Seperti yang saya kutip dari teori Gibson, bahwa ada 3 kelompok variabel yang mempengaruhi kinerja, yaitu: variabel motivasi, kemampuan dan organisasional. Seperti respon saya untuk Zaenul.
Dalam hal ini keberadaan teknologi informasi itu merupakan bagian sarana/metode kerja yang disediakan oleh organisasi.
pa cokroaminoto.. perkenalkan saya fannisa, mahasiswi tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi dengan judul “hubungan perjanjian kerja waktu tertentu dengan kinerja pekerja”
yg ingin saya tanyakan adalah apa memang dari adanya hubungan kerja PKWT ini berpengaruh terhadap kinerja pekerja? sperti apa pengaruhnya ? karena saya masih bingung mengaitkannya..
saya juga ingin bertanya PKWT ini sebaiknya diistilahkan apa ? misalnya PKWT ini termasuk dalam budaya kerja atau apa begitu?
mohon penjelasan dari bapak..terimakasih banyak pa atas bantuannya..
fanisa, terimakasih. PKWT dalam faktor organisasi masuk dalam struktur tugas dan mekanisme.
sebelumnya saya minta maaf, saya hanya bermaksud ingin bertanya kpd Bapa.
pak, apa sih yang dimaksud dengan IQM??
IQM juga telah menyatakan cara menilai kinerja dalam organisasi dengan menggunakan tujuh faktor. yang saya tidak tau apa sih 7 faktor tersebut??
terima kasih atas jawaban dari bapak.
Mahfuzh Akbar
Mahfuzh Akbar, terimakasih. IQM? Sejauh yang saya ketahui adalah TQM (Total Quality Management), yaitu konsep pengembangan sistem manajemen mutu terpadu. Mengenai 7 faktor tersebut, kalau ini yang anda maksud adalah 7 langkah yang dikembangkan Schneiderman seperti yang di kutip Soejono Tjitro. Schneiderman (1988) telah mengembangkan suatu model pendekatan TQM berdasarkan langkah manajemen dengan mengintegrasikan konsep-konsep ISO 9000, yaitu: process devinition, simplification (Reengineering I), characterization and idealization, control, improve existing process, incremental improvement, Re-design (Reengineering II).
Jika anda menghendaki uraian lengkap dari masing-masing langkah, anda dapat kunjungi web Scheneiderman. Semoga bermanfaat.
pa cokro, rencananya saya mau scripsi tentang karakteristik individu terhadap penerapan tahapan perencanaan…tp saya binggung yang termasuk karakteristik individu itu apa aja n refensi apa yang harus saya baca?? terimakasih banyak pa
eka, terimakasih. Setiap manusia mempunyai karakteristik individu yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. Karakteristik individual menurut Stoner (1986: 422 ) adalah keinginan, sikap dan kebutuhan seseorang yang dibawa kedalam situasi kerja.
Dalam beberapa literatur disebutkan, perbedaan karakteristik individu, akan mempengaruhi motivasi kerja. Seperti pandangan Hellriegel dan Slokon yang dikutip Sujak (1990 :249-251) ada tiga faktor utama yang mempengaruhi motivasi, yaitu melipiti : perbedaan karakteristik individu, perbedaan karakteristik pekerjaan dan perbedaan karakteristik lingkungan kerja atau organisasi.
eka, terimakasih. Setiap manusia mempunyai karakteristik individu yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. Karakteristik individual menurut Stoner (1986: 422 ) adalah keinginan, sikap dan kebutuhan seseorang yang dibawa kedalam situasi kerja.
Dalam beberapa literatur disebutkan, perbedaan karakteristik individu, akan mempengaruhi motivasi kerja. Seperti pandangan Hellriegel dan Slokon yang dikutip Sujak (1990 :249-251) ada tiga faktor utama yang mempengaruhi motivasi, yaitu melipiti : perbedaan karakteristik individu, perbedaan karakteristik pekerjaan dan perbedaan karakteristik lingkungan kerja atau organisasi.
Pak Cokro yang baik, saya sedang menyusun tesis tentang analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi publik.apakah sudah tepat jika faktor-faktor yang saya rujuk adalah sdm, struktur organisasi dan kepemimpinan? masalahnya saya masih kekurangan referensi soal konsep atau teori yang menguatkan ketiga faktor tersebut pak.
Saya juga masih bingung soal indikator yang akan saya gunakan untuk variabel kinerja organisasi apakah saya harus menggunakan semua indikator dalam teori Lenvine aeperti kualitas pelayanan, produktivitas, responsivitas dan akuntabilitas sekaligus? atau hanya memilih beberapa diantaranya saja mengingat yang saya soroti dalam tesis saya adalah kinerja organisasi dalam pemungutan pajak daerah. Mohon saran dan jawabannya ya pak.
GITA, terimakasih. Untuk kinerja organisasi, meminjam konsep para ahli dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu: motivasi organisasi, lingkungan luar dan kapasitas organisasi. Sementara, indikator kinerja organisasi diukur berdasarkan parameter FREE-Financial viability, Relevance, Effectiveness and Efficiency. Untuk uraian lebih lengkap, anda bisa baca postingan saya tentang organizational performance.
selamat malam Pa’.Saya seorang mahasiswi studi akhir di salah satu perguruan tinggi negeri di provinsi Papua yang sudah mulai persiapan untuk mengajukan proposal penelitian dengan judul “Pengaruh motivasi terhadap kinerja kerja Pegawai” dan saat ini saya kesulitan mendapatkan referensi yang berhubungan dengan judul yang saya ambil maka dengan ini saya mohon kepada Bapak untuk membantu saya referensi buku-buku atau alamat website yang bisa saya kunjungi.Makasih Pa”.
Detha, terimakasih. Anda bisa baca buku text atau naskah tulisan dari jurnal sbb:
Motivation, Emotions, and Leadership: The Silent Side of Management
by Richard C. Maddock, Richard L. Fulton. 202 pgs.
Leadership and Motivation: The Effective Application of Expectancy Theory, in Journal of Managerial Issues
by Robert G. Isaac, Wilfred J. Zerbe, Douglas C. Pitt. 15 pgs.
Managing to Be Fair: An Exploration of Values, Motives, and Leadership, in Administrative Science Quarterly
by James R. Meindl. 25 pgs.
The Relationship of Job Satisfaction with Substitutes of Leadership, Leadership Behavior, and Work Motivation, in Journal of Psychology
by Steven W. Pool. 13 pgs.
Motivation: Theory and Research (Chap. 9 “The Relation between Soldier Motivation, Leadership, and Small Unit Performance”)
by Harold F. O’Neil Jr., Michael Drillings. 332 pgs.
Work Motivation (Chap. 9 “Designing Productive Leadership Systems to Improve Both Work Motivation and Organizational Effectiveness”)
by Uwe Kleinbeck, Hans-Henning Quast, Henk Thierry, Hartmut Hacker. 286 pgs.
Management by Motivation (1968)
by Saul W. Gellerman. 286 pgs.
Untuk informasi detail secara online, anda dapat kunjungi:
http://www.questia.com/library/psychology/motivation-and-leadership.jsp
selamat siang..saya mau tanya tentang indikator dari pengalaman kerja itu apa-apa dan sumbernya dari mana?karena saya sedang membuat tugas akhir.tolong bls pak. terima kasih..
Chan-law, terimakasih. Indikator pengalaman kerja biasanya digunakan lamanya bekerja atau berapa kali pernah mengelola suatu pekerjaan serta hasil pekerjaannya. Di beberapa perusahaan, ketika seseorang bekerja/telah bekerja, diberikan semacam ‘raport’ Demikian semoga bermanfaat. Jika ada uraian yang lebih lengkap, akan saya susulkan.
Pa, saya mau minta tolong. Semoga Bapak berkenan membantu. Saat ini saya ingin meneliti tentang mutu kehidupan kerja. Saya ingin tahu lebih banyak tentang teori dan pencetusnya serta indikator-indikatornya. Terima kasih
Lieserna,terimakasih. Mutu Kehidupan Kerja (MKK) seperti ditulis TB. Sjafri Mangkuprawira merupakan tingkat kepuasan, motivasi, keterlibatan, dan pengalaman komitmen perseorangan mengenai kehidupan mereka dalam bekerja. MKK juga berarti derajat dimana para individu sanggup memuaskan kebutuhan individu mereka. Dalam prakteknya belum banyak perusahaan menerapkan MKK sebagai salah satu misinya. Pihak manajemen masih lebih memperhatikan kepentingan dalam pencapaian tujuan perusahaan ketimbang kepentingan karyawan. Dengan kata lain terjadi keseimbangan perhatian yang timpang.
Padahal sebagai organisasi belajar perusahaan semestinya berkepentingan meningkatkan MKK karyawan dengan cara menanamkan pada karyawan rasa aman, keadilan, kebanggaan, demokrasi, kepemilikan, otonomi, tanggungjawab, dan keluwesan. Perusahaan perlu berupaya memperlakukan para karyawan dalam suasana kejujuran dan suasana saling mendukung, membuka luas saluran komunikasi pada semua tingkatan, menawarkan semua karyawan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, dan memberdayakan mereka melalui penugasan-penugasan.
Untuk itu perlu diketahui lebih awal bahwa produktivitas dan mutu kerja dipengaruhi faktor-faktor yang terkait dengan lingkungan kerja; antara lain beban kerja berlebihan yang tidak dapat diperkirakan, perubahan-perubahan di akhir waktu yang dirancang, kurangnya peralatan yang sempurna, dan tidak efisiennya alir kerja. Dengan demikian, penting diterapkan suatu strategi untuk menjamin bahwa kerja itu dirancang untuk mencapai produktivitas dan mutu maksimum. Strategi dimaksud antara lain; rancangan tempat kerja atau ergonomik, rancangan alir pekerjaan, komputerisasi dan mesin otomatik, dan rancangan pekerjaan (pengayaan, perluasan, dan rotasi pekerjaan). Dengan strategi tersebut diharapkan dua kepentingan (manajemen dan karyawan) sekaligus dapat dicapai.
siang pak,saya sedang menulis tesis dengan judul Peningkatan kinerja petugas pengamanan di….
setelah ujian proposal oleh dosen penguji kata peningkatan ini dirasa tidak tepat namun oleh dosen pembimbing judul itulah yang dipilih karena walaupun ditempat saya belum ada tolak ukur kinerja yang jelas namun kan ada pertauran sebagai pedoman seperti itu alasaanya, sedangkan dosen penguji menganggap harus ada dulu tolak ukur yang ditetapkan baru bisa ditingkatkan, mohon sarannya….trims.
Nixwan, terimakasih. Saya setuju dengan dosen pembimbing anda. Tetapi, anda tidak usah gundah, saya ada usul. Anda perlu pastikan, apakah sudah ada standar kinerja petugas pengamanan itu di lokasi penelian. Jika belum, maka arah penelitian anda bisa merancang standar kinerja petugas tersebut.
selamat malam pa…
boleh saya bertanya lagi?
apa ada teori yang menghubungkan motivasi kerja dengan mutasi? mohon penjelasannya.
terima kasih sebelumnya
nurdin basyarah, terimakasih. Pelajaran terdalam dalam memotivasi pegawai/karyawan/staff adalah mengetahui kebutuhan pribadi yang paling ia butuhkan. Sehingga pemimpin yang baik adalah mereka yang tahu apa yang paling dibutuhkan bawahannya. Dan pemimpin memberikannya tanpa menunda-nunda. Mutasi hanya salah satu cara dari sekian banyak cara memotivasi.
slamat pagi bapak
saya mw tanya nie
adakah faktor2 selain kepemimpinan yg sangat berpengaruh pada kinerja karyawan
mohon penjelasannya
terima kasih sebelumnya
Suko Bagus, terimakasih. Meminjam konsep Gibson, secara umum kinerja pegawai akan baik dipengaruhi oleh faktor antara lain: struktur tugas, desain pekerjaan, perilaku kepemimpinan, peralatan kerja dan reward-system.