//
you're reading...
Gagasan

MANUSIA DALAM PEKERJAAN, Sebuah Tinjuan Perilaku Organisasi: Respon untuk Epi

Manusia adalah salah satu dimensi penting dalam organisasi. Kinerja organisasi sangat tergantung pada kinerja individu yang ada di dalamnya. Seluruh pekerjaan dalam perusahaan itu, para karyawanlah yang menentukan keberhasilannya. Sehingga berbagai upaya meningkatkan produktivitas perusahaan harus dimulai dari perbaikan produktivitas karyawan. Oleh karena itu, pemahaman tentang perilaku organisasi menjadi sangat penting dalam rangka meningkatkan kinerjanya.

Karyawan sebagai individu ketika memasuki perusahaan akan membawa kemampuan, kepercayaan pribadi, pengharapan-pengharapan, kebutuhan dan pengalaman masa lalunya sebagai karakteristik individualnya. Oleh karena itu, maaf-maaf kalau kita mengamati karyawan baru di kantor. Ada yang terlampau aktif, maupun yang terlampau pasif. Hal ini dapat dimengerti karena karyawan baru biasanya masih membawa sifat-sifat karakteristik individualnya.
Selanjutnya karakteristik ini menurut Thoha (1983), akan berinteraksi dengan tatanan organisasi seperti: peraturan dan hirarki, tugas-tugas, wewenang dan tanggung jawab, sistem kompensasi dan sistem pengendalian. Hasil interaksi tersebut akan membentuk perilaku-perilaku tertentu individu dalam organisasi. Oleh karena itu penting bagi manajer untuk mengnalkan aturan-aturan perusahaan kepada karyawan baru. Misalnya dengan memberikan masa orientasi.

Perilaku Organisasi

Pada tingkat individu, jika pegawai merasa bahwa organisasi memenuhi kebutuhan dan karakteristik individualnya, ia akan cenderung berperilaku positif. Tetapi sebaliknya, jika pegawai tidak merasa diperlakukan dengan adil, maka mereka cenderung untuk tidak tertarik melakukan hal yang terbaik (Cowling dan James, 1996) Untuk itu, ketika seseorang mempunyai ketertarikan yang tinggi dengan pekerjaan, seseorang akan menunjukkan perilaku terbaiknya dalam bekerja (Duran-Arenas et.al, 1998). Selanjutnya menurut Cowling dan James, tidak semua individu tertarik dengan pekerjaannya. Akibatnya beberapa target pekerjaan tidak tercapai, tujuan-tujuan organisasi tertunda dan kepuasan dan produktivitas pegawai menurun.

Di lain pihak, organisasi berharap dapat memenuhi standar-standar sekarang yang sudah ditetapkan serta dapat meningkat sepanjang waktu. Masalahnya adalah cara menyelaraskan sasaran-sasaran individu dan kelompok dengan sasaran organisasi; dan jika memungkinkan, sasaran organisasi menjadi sasaran individu dan kelompok. Untuk itu diperlukan pemahaman bagaimana orang-orang dalam organisasi itu bekerja serta kondisi-kondisi yang memungkinkan mereka dapat memberikan kontribusinya yang tinggi terhadap organisasi.

Belajar dari Vroom

Menurut Teori Pengharapan, perilaku kerja merupakan fungsi dari tiga karakteristik: (1) persepsi pegawai bahwa upayanya mengarah pada suatu kinerja (2) persepsi pegawai bahwa kinerjanya dihargai (misalnya dengan gaji atau pujian) (3) nilai yang diberikan pegawai terhadap imbalan yang diberikan. Menurut Vroom’s expectancy theory, perilaku yang diharapkan dalam pekerjaan akan meningkat jika seseorang merasakan adanya hubungan yang positif antara usaha-usaha yang dilakukannya dengan kinerja (Simamora, 1999). Perilaku-perilaku tersebut selanjutnya meningkat jika ada hubungan positif antara kinerja yang baik dengan imbalan yang mereka terima, terutama imbalan yang bernilai bagi dirinya. Guna mempertahankan individu senantiasa dalam rangkaian perilaku dan kinerja, organisasi harus melakukan evaluasi yang akurat, memberi imbalan dan umpan balik yang tepat.

About these ads

About cokroaminoto

Lahir di Pekalongan, 29 Nopember 1966. Berkeluarga, dengan 2 anak. Sejak SD hingga SLTA Kejuruan lulus di Pekalongan. Menjalani ikatan dinas dari Departemen Kesehatan sejak 1987 di Kebumen. Pada tahun 1996 menyelesaikan program sarjana FISIP, dan pada tahun 2001 lulus program pasca sarjana Manajemen Kesehatan di UGM Yogyakarta. Sejak itu, mulai tertarik pada wilayah kajian pengembangan kinerja (Walah, sok ilmiah..). Bukan apa-apa, karena dalam dunia kerja, apa lagi kerja di kantoran, persoalan kinerja menjadi biang keladi dan akar permasalahan utama. Bagaimana tidak, maju-mundurnya sebuah kantor, organisasi, bahkan dari sistem pemerintahan tergantung dari sini. Trus, dari mana harus mulai, faktor apa saja yang mempengaruhi, kendala apa saja yang biasa menghambat pengembangannya. Apa kita bisa memperbaikinya? Hal-hal inilah kemudian yang menjadi motivasi saya untuk membuat blog ini. Eh syukur menjadi tempat berbagi pendapat dan pengalaman. Amin

Discussion

56 thoughts on “MANUSIA DALAM PEKERJAAN, Sebuah Tinjuan Perilaku Organisasi: Respon untuk Epi

  1. bagus

    Posted by anno | October 26, 2007, 2:38 pm
  2. mau taanya niii,
    bagaimna menurut mas tentang perspsi individu dalam organisasi sebagai bagian prilaku oreganisasi
    jika ada jurnalnya mohon dikirimkan yaaaaaaaa

    Posted by teddy | March 30, 2008, 5:57 am
  3. Teddy, terimakasih. Persepsi inilah merupakan bagian dari perilkaku individu. Sehingga tugas pimpinan adalah mengetahui persepsi individu dan menyampaikan/mnjelaskan aturan organisasi. Di bagian akhir, adalah meniliai kesuaian perilku individu dengan harapan organisasi. Dalam buku-buku organisasi dan manajemen konsep perilaku organisasi banyak dibahas. Demkian Tedy, semoga bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | March 30, 2008, 9:04 am
  4. Pak, tolong kirim jurnal tentang sifat-sifat perilaku organisasi

    Posted by didik | April 6, 2008, 2:42 am
  5. Didik, terimakasih. Untuk sumber-sumber online anda dapat mengakses ke http://www.geocities.com/Athens/Forum/1650/htmlobtoc02.html
    Semoga bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | April 6, 2008, 5:02 am
  6. mas saya mau tanya apa setiap karakterisrik pribadi dapat disesuaikan dengan jabatan atau posisi yang diemban oleh tiap2 individu tersebut??

    Posted by lita | April 26, 2008, 11:16 am
  7. Lita, terimakasih. Tepatnya begini, pemberian jabatan atau posisi harus mempertimbangkan karakteristik pribadi.
    Smg bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | April 26, 2008, 11:16 pm
  8. mas….urgent nih….saya dapet pertanyaan dari seorang kawan…dia bilang “manajer akan membentuk perilaku bawahannya, akan dibentuk menjadi seperti apa perilaku karyawan tersebut?”

    bisa minta bantuannya ga mas? secepatnya nih….terima kasih sebelumnya…

    Posted by arief | May 21, 2008, 6:29 am
  9. Arief, terimakasih. Mohon maaf, saya agak terlambat meresponnya. Kebetulan seharian saya menempuh perjalanan off road, sinyal lemah, sehingga sulit utk akses internet.
    Tentang pertanyaan teman anda, Ya saya setuju. Karena fungsi utama seorang pemimpin, dalam hal ini manajer, adalah membangun visi dlm organisasinya. Melalui gaya kepemimpinannya kemudian, seorang manajer akan mempengaruhi para bawahannya. Tinggal gaya kepemimpinan yg bagaimana seseorang menerapkan dalam organisasinya. Perilaku bawahan pada seorang manajer yg cenderung berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, akan sangat kontras berbeda dg perilaku bawahan pada seorang manajer yg cenderung berorientasi pada pemenuhan kebutuhan manusia.
    Untuk topik gaya kepemimpinan, sudah banyak saya bahas dalam blog ini, dapat dilihat arsip.
    Demikian semoga bermanfaat. Salam.

    Posted by cokroaminoto | May 21, 2008, 1:56 pm
  10. terima kasih banyak mas….mohon maaf kalo saya merepotkan mas…saya boleh banyak bertanya kan mas kalo-kalo ada pertanyaan yang sukar dimengerti….maklum saya ini memutuskan untuk kuliah lagi dan mendapatkan mata kuliah perilaku organisasi….jadi saya banyak sharing ke teman-teman kuliah….matur nuwun yo mas…

    Posted by arief | May 22, 2008, 2:53 am
  11. Arief terimakasih. Luarbiasa! dan selamat anda telah memutuskan sesuatu yang sangat berarti. Boleh juga kalau sering-sering sharing. Sekaligus, saya juga belajar.

    Posted by cokroaminoto | May 22, 2008, 3:01 am
  12. halah mas bisa aja….hehehe….saya memutuskan kuliah karena saya ingin menjadi individu yang lebih baik dan lebih berpengetahuan…..

    Posted by arief | May 22, 2008, 3:11 am
  13. Subhanallah. Smg dilapangkan jalannya. Amin. Untuk sumber online Perilaku Organisasi, Arief bisa klik link http://www.geocities.com/Athens/Forum/1650/htmlobtoc02.html pada menu Blogroll website ini. Salam

    Posted by cokroaminoto | May 22, 2008, 3:42 am
  14. terima kasih banyak mas…..semoga Alloh membalas kebaikan mas…Amien….

    Posted by arief | May 22, 2008, 6:50 am
  15. mas….kadang saya bingung dengan pengertian personality sebenarnya….jadi saya mau nanya, what’s the meaning of personality ya mas?

    Posted by arief | May 23, 2008, 12:43 pm
  16. Arief, terimakasih. Personality atau kepribadian erat dengan sebuah perilaku. Ada yg mengatakan bhw kepribadian merupakan topeng, yg selanjutnya mempengaruhi sikap dan perilakunya.
    Ok, as you asked me, what the personality meaning? Personality is defined
    a unique set of traits and characteristics, relatively stable over time. Clearly, personality is unique insofar as each of us has our own personality, different from any other person’s.

    The original source online at: http://www.geocities.com/Athens/Forum/1650/htmlpersonality.html

    Posted by cokroaminoto | May 25, 2008, 7:01 am
  17. makasih banyak ya mas…..matur nuwun…

    Posted by arief | May 26, 2008, 4:45 pm
  18. mas boleh ikut nanya gak?
    ada gak sih bedanya perilaku organisasi sama organizational citizenship behaviour?
    tolong dijawab ya..soalnya berkaitang dengan skripsi saya.
    terima kasih sebelumnya.

    Posted by mudy | May 27, 2008, 1:05 pm
  19. Mudy terimakasih. Untuk artikel yang anda maksud, saya postingkan referensi yang dapat dilihat di topik terbaru dg title http://cokroaminoto.wordpress.com/2008/05/28/organizational-citizenship-behavior/
    Semoga bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | May 28, 2008, 4:38 am
  20. Mas…masih inget tentang pertanyaan saya yang Bagaimana manajer membentuk perilaku bawahannya? Waktu itu saya juga sempat berbincang dengan dosen PO saya di kampus….Beliau juga sempat menanyakan seperti itu…dan saya jawab dengan postingan mas yang isinya tentang Gaya Kepemimpinan Situasional….Alhamdulilah dosen saya juga sependapat dengan itu….

    Jadi, untuk era sekarang ini, gaya situasional itu adalah gaya kepemimpinan yang paling ideal ya mas? atau sudah ada gaya kepemimpinan yang lebih ideal dari itu?

    Posted by arief | June 3, 2008, 4:26 am
  21. Arief, terimakasih. Dlm sejarah perkembangan management, memang itulah teori ttg gy kpemimpinan paling modern.

    Posted by cokroaminoto | June 3, 2008, 2:31 pm
  22. mas…ganggu lagi nih…hehehe…aku pengen nanya…mas punya contoh kasus yang berhubungan dengan pembahasan TIM KERJA ga? thanks ya mas..

    Posted by arief | June 6, 2008, 3:29 am
  23. Arief, terimakasih. Pembahasan tentang Tim Kerja, biasanya menyangkut bagaimana membangun dan meningkatkan efektivitasnya.kedua hal tsb menjadi penting, karena akan tdk ada artinya jika keberadaan tim yg kita bangun tidak efektif.
    Meminjam pendapat Roy dan Sandra Sembel, untuk membangun Tim Kerja yg efektif, minimal harus ada aspek:
    (1)Tujuan yang sama.
    (2)Antusiasme yang tinggi.
    (3)Peran dan tanggung jawab yang jelas.
    (4)Komunikasi yang efektif.
    (5)Resolusi Konflik.
    (6)Shared power.
    (7)Keahlian.
    (8)Apresiasi.
    (9)Sikap dan pikiran positif.
    (10) Evaluasi.
    Untuk memperoleh tulisan ttg tim kerja, Arief dpt mengunjungi di

    http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/mandiri/2005/0517/man01.html

    Demikian, semoga bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | June 6, 2008, 11:28 am
  24. tidak pernah berhenti bertanya adalah salah satu kebiasaan ku mas…hehehe….so pengen nanya lagi nih….mas punya contoh kasus yang berhubungan dengan kepemimpinan ga? kebetulan dosenku lagi diskusi kecil sama aku mengenai kepemimpinan…

    untuk pembahasan Tim Kerjanya makasih banyak mas…sangat membantu….aku jadi ngerti banyak tentang tim kerja….maturnuwun sanget…

    Posted by arief | June 16, 2008, 4:28 am
  25. Arief, terimakasih. Kepemimpinan dapat dilihat dzri gaya kepemimpinannya. Untuk studi kasus, kenapa tdk anda kaji saja, misalnya kepemimpinan dalam organisasi tempat Arief berada di dalamnya?

    Posted by cokroaminoto | June 17, 2008, 1:47 pm
  26. SLM…
    Pak…sudah makan belum..???he..he..
    pak aku mau nanya nich..
    kita kan msh mahasiswa..
    terus cara untuk membentuk menjadi pribadi yang mpy jiwa kpemimpinan yang baik itu bgmn?
    tapi aplikasikan ke dunua kesehatan yah pak…???
    makasih

    Posted by DiZZy | June 23, 2008, 2:43 am
  27. mo nanya neh mas,benarkah kefektifan organisasi sangat di pengaruhi oleh perilaku manusianya? mohon dijelasin…trima kasih banyak

    salam

    agus semarang

    Posted by agus | July 7, 2008, 12:30 am
  28. DiZZy, terimakasih komentarnya. Mohon maaf, baru sempat merespond. kepemimpinan atau leadership lebih banyak merupakan seni atau perilaku. Banyak orang yg secara formal menjadi pimpinan atau kepala, tapi tdk sdikit yg menjadi pemimpinan sesungguhnya. Jiwa kepemimpinan tumbuh ketika seseorang mulai dapat berfikir dari sudut pandang ora lain.
    Sejak itu kemampuan sebagai leader akan berkembang, bahkan lebih cepat dari sekedar membaca buku kepemimpinan.
    Demikian semoga bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | July 9, 2008, 7:28 am
  29. Agus di Semarang, terimakasih. Benar, mas. Efektivitas organisasi menunjuk pada nilai-nilai yg dianut oleh orang2 yg berada di dalamnya.
    Ada metode pengukuran efektivitas organisasi dg menggunakan Pendekatan Nilai-nilai Bersaing (Competing Values Approach), seperti yang dikemukakan oleh Quinn & Rohrbaugh. Dalam metode ini, ada tiga model yang dapat dipilih: Model Sasaran Rasional, Model Proses Internal dan Model Hubungan Manusia.
    Demikian, semoga bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | July 9, 2008, 7:43 am
  30. mas….masih inget sama aku ga? aku minta tolong lagi donk….mas bisa kasih contoh kasus manajemen konflik ga? soalnya aku harus mengisi seminar untuk anak2 SMA yang akan dijadikan OSIS…hehehe….so aku mau ambil manajemen konflik…..minta tolong secepatnya ya mas…makasih.

    Posted by arief | August 1, 2008, 3:08 am
  31. Arief, terimakasih telah berkunjung kembali. Wow luarbiasa, jadi pembina OSIS!
    Konflik sering terjadi akibat ‘perbedaan’ dlm perilaku interaktif. Perilaku interaktif dpt terjadi pd tingkat individual, interpersonal, kelompok, atau pada tingkat organisasi.
    Demikian Arief, semoga bermanfaat. Jika masih kurang, tulis saja via e-mail.

    Posted by cokroaminoto | August 1, 2008, 9:04 am
    • mas…klo perilaku organisasi ini dikaitkan dengan GCG (good corporate governance) gmn ya???mksdnya gmn perilaku organisasi ini dpat mndukung trlaksananya GCG dlm perush (orgnisasi) tepatnya untuk masalah kantor cbang krn mslh ini berhubungan dengan skrpsi saya…
      mohon bantuannya mas…

      Posted by leni yulianti | October 18, 2009, 1:55 pm
      • Leni yulianti, terimakasih. Good Corporate governance adalah sistem atau cara bagaimana sebuah organisasi dikelola dan diarahkan. Penerapan good corporate governance pada sebuah perusahaan akan berpengaruh terhadap kebijakan strategis maupun cara perusahaan menjalankan praktik-praktik bisnisnya. Perubahan tersebut secara langsung akan berdampak pada pencapaian kinerja secara keseluruhan. Sehingga saat ini good corporate governance diyakini sebagai kontributor utama bagi peningkatan kinerja perusahaan.
        Selain itu Good Corporate Governance juga bisa berfungsi sebagai alat untuk menilai quality of management dari sebuah kebijakan perusahaan. Dengan demikian good corporate governance sebenarnya adalah penerapan sistem yang bisa menjamin keberlangsungan bisnis perusahaan dengan lebih baik.
        Semoga bermanfaat.

        Posted by cokroaminoto | October 24, 2009, 4:48 am
  32. maaf mas boleh tanya?
    sebenarnya manfaat dari adanya perilaku organisasi itu apa saja ya mas?
    terima kasih banyak mas..

    Posted by robert | August 24, 2008, 4:04 pm
  33. Robert, terimakasih. Berbagai upaya meningkatkan produktivitas perusahaan harus dimulai dari perbaikan produktivitas staff. Oleh karena itu, pemahaman tentang perilaku organisasi menjadi sangat penting dalam rangka meningkatkan kinerjanya.
    Pemahaman menyeluruh seorang manajer terhadap perilaku organisasi, memungkinkan manajer mengetahui titik-titik yang harus dibangun. Dengan demikian, berawal membangun kinerja staff melalui pemahaman perilaku organisasi, untuk mewujudkan kinerja organisasi/perusahaan yang optimal. Demikian Robert, semoga bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | August 25, 2008, 5:05 am
  34. Assalamualaikum,

    Hi there, could you please help me out answering this question, i kinda need it immediately for my assignment (due date tommorrow, 9/9/08).

    Based on your experience, what are the process of team building?
    What do you think are the strategies for developing people and teams that are relevant for building successful teams?

    please, if you have any references that’ll be great.

    Thanks for your time, really appreciate it

    From
    Struggling Student in Australia

    Posted by adam | September 8, 2008, 6:39 am
  35. Adam, terimakasih. Meminjam pendapat Roy dan Sandra Sembel, untuk membangun Tim Kerja yg efektif, minimal harus ada aspek:
    (1)Tujuan yang sama.
    (2)Antusiasme yang tinggi.
    (3)Peran dan tanggung jawab yang jelas.
    (4)Komunikasi yang efektif.
    (5)Resolusi Konflik.
    (6)Shared power.
    (7)Keahlian.
    (8)Apresiasi.
    (9)Sikap dan pikiran positif.
    (10) Evaluasi.
    Untuk memperoleh tulisan ttg tim kerja, Adam dpt mengunjungi di

    http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/mandiri/2005/0517/man01.html

    Demikian, semoga bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | September 8, 2008, 1:44 pm
  36. Ass Wr Wb

    Pak, saya punya pertanyaan yang butuh bantuannya dalam menjawabnya,

    What does change usually mean for people in an organization?
    How do people come to terms within an organization?
    What are some of the strategies that a HRD section can implement to assist people cope with change?
    Why is it necessary to help people come to terms with change?

    Mohon bantuannya ya Pak,Kalo ada referencenya, that’ll be great..thank you very much

    Wassalam

    Struggling student in Sydney

    Posted by adam | September 14, 2008, 11:27 am
  37. Adam, terimakasih. For further information about your topic requested, please visit my link in blogroll.

    http://www.geocities.com/Athens/Forum/1650/htmlobtoc02.html

    Posted by cokroaminoto | September 15, 2008, 6:35 am
  38. kalo bisa..
    bahasanya jangan ketinggian..
    biar smua orang bisa baca..
    trZ..jgn lupa p’jlsnX d ksih contoh yang Xta..

    Posted by sibhe | September 28, 2008, 11:56 am
  39. pak..
    sy mau minta bantuan..
    tlng kasih contoh yang nyata tentang pemahaman bagaimana orang-orang dalam organisasi itu bekerja serta kondisi-kondisi yang memungkinkan mereka dapat memberikan kontribusinya yang tinggi terhadap organisasi???

    karena nanti ada diskusi d kelas tntng itu..
    kuliah pngntr mnajemen..

    trm kasih..

    Posted by sibhe | September 28, 2008, 12:04 pm
  40. Sibhe, terimakasih. Maaf, terlambat responya. Bagaimana harapan yg dibawa oleh seseorang pekerja ketika baru masuk dalam sebuah perusahaan. Sementara, dalam perusahaan, telah terbangun sebuah lingkungan organisasional, seperti: sifat tugas/pekerjaan yg harus dia selesaikan, pola hubungan dan sistem komunikasi antar karyawan dg karyawan, maupun antar karyawan dengan pimpinan dst.
    Bertemunya kepentingan/harapan pribadi karyawan dg lingkungan organisasional inilah kemudian akan membentuk sebuah perilaku tertentu pada seorang karyawan dalam perusahaan.

    Posted by cokroaminoto | October 9, 2008, 2:42 pm
  41. Mas, jumpa lagi nih….biasa saya hanya ingin memberitahukan kalau nilai mata kuliah perilaku organisasi saya alhamdulilah sangat memuaskan…terima kasih atas bantuannya selama ini mas…

    Saat ini saya tengah mengambil mata kuliah MSDM strategik…so jangan bosen2 untuk menjawab setiap pertanyaan saya ya mas…maklum butuh pencerahan hehehe….maturnuwun sanget mas.

    Posted by arief | October 14, 2008, 3:09 am
  42. mas,
    saya mahasiswa komunikasi,insyaAllah punya cita-cita jadi HRD juga,doain ya mas. hehehe.
    saya lagi ada tugas,tapi ga nemu2 jawabannya, yang pertama, tipe2 perilaku individu dalam organisasi dan yang kedua, nilai-nilai dalam organisasi.
    nilai-nilai rganisasi sama ga sama budaya organisasi? makasih sebelumnya. sukses ya mas.

    Posted by Icha | October 15, 2008, 7:11 am
  43. alahamdulillahhhh dah nemu jawabannya di Organizational citizenship behavior (May 28), di blog mas cokro juga.
    ternyata semua tugas saya jawabannya ada di sini. nuhun masss, ntar saya pasti sering mapir. hehe.

    Posted by Icha | October 15, 2008, 8:27 am
  44. Arief, Icha. Terimakasih atas komentarnya. Alhamdulillah kalau blog ini bermanfaat bagi anda.

    Posted by cokroaminoto | October 20, 2008, 4:24 am
  45. Mas, aku lagi bingung nih…nyari kasus tentang analisa pekerjaan yang berkaitan dengan MSDM strategik belum dapet…Mas punya nggak? mbok aku njaluk mas…hehehe…

    Posted by arief | October 20, 2008, 2:27 pm
  46. Mas,

    numpang nanya. Di tempat kerja saya, kondisi kerjanya agak parah, antar departemen saling nunjukin kekuatannya dan cenderung saling menjatuhkan dan tidak mau kerjasama.
    Kondisi ini terjadi lebih disebabkan para managernya yang ingin dihargai, dan merasa lebih penting. Tapi manager2 tersebut punya karakter yang kurang baik, suka lempar kesalahan ke orang lain, suka menjelek-jelekan orang lain atau atasannya.
    Kenapa bisa terjadi seperti ini yah, padahal mereka orang-orang pintar dan berpendidikan. Kadang suka semena-mena menganggap bodoh anak buah.
    Dengan kondisi seperti ini, solusinya apa yah?

    terima kasih

    Posted by michael | December 16, 2008, 9:34 am
    • michael, terimakasih. Solusinya musti ke level yang lebih tinggi. Bawahan atau staff memberi masukan atau melalui kotak saran/pengaduan.
      Di tingkat organisasi, perlu dilakukan Organizational Development (OD). Sebagai bahan bacaan dapat diacu pemikiran Peter Senge Fifth Discipline.
      Semoga bermanfaat.

      Posted by cokroaminoto | December 23, 2008, 8:55 am
  47. selamat pagi saya mempunyai pertanyaan yang sangat membingungkan saya, pertanyaannya apa yang dimaksud dengan tingkat aspirasi

    Posted by dendy | April 7, 2009, 2:34 am
  48. mas, mo nanya nih…
    sy adalah seoarang HRD, selama ini saya kurang tegas dalam mengatasi karyawan, disebabkan karna atasan saya. jika saya mengambil suatu tindakan kadang-kadang tidak disetujui oleh atasan saya, shg saya kadang menjilat ludah saya sendiri. Apa yang seharusnya saya lakukan? trima kasih..

    Posted by safa | November 7, 2009, 3:31 am
  49. mas yan mwu tanya….
    bagaimana sebenarnya peran atau aplikasi perilaku individu itu dalam suatu perilaku organisasi?
    lalu apa pentingnya individu itu dalam suatu organisasi…?
    terimakasih.

    Posted by dian | March 23, 2010, 1:20 pm
  50. mau tanya
    mengapa kelompik yang terpadu berhubungan erat dengan kepuasan kerja,tingkat ketidakhadiran dan tingkat perpindahan anggota suatu organisasi.

    Posted by amar | October 17, 2011, 3:32 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Respon untuk Sunan « Blognya Cokroaminoto - October 20, 2007

  2. Pingback: alamat yang memuat materi kuliah pak adi « Abangadi2766’s Blog - December 16, 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Selamat Datang. Anda adalah pengunjung ke:

  • 425,504

Temui Saya

Di Blogspot. Temui saya Cokroaminoto, untuk berdiskusi masalah Perencanaan Kesehatan untuk membangun kinerja staff, atau bagaimana Menulis Proposal dan Laporan Penelitian untuk kertas kerja (working-paper), Karya Tulis Ilmiah (KTI), Skripsi, Thesis atau sejenisnya atau tertarik untuk melihat dari dekat keragaman budaya Nusantara. Atau membaca koleksi file atau download materi kuliah saya.

Di blogetery.com, anda dapat menemukan juga blog saya, tulisan isteri dan anak saya. Terima kasih.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: