//
you're reading...
Gagasan

MEMBANGUN KINERJA KARYAWAN MELALUI PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA

Lingkungan kerja
Lingkungan kerja menunjuk pada hal-hal yang berada di sekeliling dan melingkupi kerja karyawan di kantor. Kondisi lingkungan kerja lebih banyak tergantung dan diciptakan oleh pimpinan, sehingga suasana kerja yang tercipta tergantung pada pola yang diciptakan pimpinan. Lingkungan kerja dalam perusahaan, dapat berupa:
Struktur tugas
Desain pekerjaan
Pola kepemimpinan
Pola kerjasama
Ketersediaan sarana kerja
Imbalan (reward system)

Struktur tugas
Struktur tugas menunjuk pada bagaimana pembagian tugas dan wewenang itu dilaksanakan. Sehingga ada kejelasan tentang ’siapa bertanggung jawab apa’ serta keberadaan mekanisme pelaksanaan tugas dalam hal ”siapa bertanggung jawab kepada siapa. Struktur tugas harus jelas, dan mekanisme harus dijalankan. Jika tidak, bukan tidak mungkin seorang karyawan tidak dapat bekerja, jika mereka tidak tahu harus mengerjakan apa. Atau banyak orang yang mengendalikan atau memberi perintah langsung pada seorang karyawan, sehingga karyawan tidak tahu tugas mana yang harus diselesaikan. Akibatnya ia tidak dapat mengerjakan satupun. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban manajemen untuk menjamin, bahwa struktur tugas bagi setiap karyawan harus jelas, beserta mekanisme dan herarki pelaksanaan tugas dipatuhi. Dalam pekerjaan karyawan yang berbentuk kelompok, maka susunan dan uraian tugas harus jelas, berikut penjadwalan waktunya.

Desain pekerjaan
Desain pekerjaan menggambarkan kompleksitas dan tingkat kesulitan suatu tugas yang dikerjakan seorang karyawan. Jika seorang karyawan merasa bahwa tugas itu terlampau sulit dan harus melibatkan banyak fihak, maka dipastikan bahwa seorang karyawan akan dapat menyelesaikannya. Sehingga manajemen harus dapat menjamin bahwa tugas yang diberikan, dapat diselesaikan. Untuk mengupayakannya biasanya sebuah tugas disertai petunjuk teknis atau manual pelaksanaan, disamping disediakan kesempatan untuk karyawan berkonsultasi serta dilakukan pemantauan/pengendalian. Hal-hal tersebut memungkinkan karyawan dapat menyelesaikan tugasnya.

Pola Kepemimpinan
Pola Kepemimpinan mencerminkan model kepemimpinan yang diterapkan dalam mengelola karyawan. Ada sekelompok pemimpin menerapkan praktek kepemimpinan yang berorientasi pada penyelesaian tugas (task oriented). Pada golongan pemimpin ini, aspek-aspek individual karyawan kurang mendapat perhatian. Pola ini menekankan, apapun yang dilakukan karyawan dan bagaimanapun kondisi yang terjadi pada karyawan tidak menjadi masalah. Asalkan tugas-tugas dapat diselesaikan. Pola-pola kepemimpiman demikian dapat berpengaruh pada penciptaan lingkungan kerja yang kurang baik bagi karyawan. Akibatnya ada perasaan tertekan pada karyawan. Lingkungan kerja yang tercipta penuh ketakutan mengarah ke frustasi. Jika ini berlangsung lama, maka yang terjadi adalah tingkat absensi karyawan tinggi, permintaan pindah antar unit kerja, bahkan puncaknya adalah permintaan keluar dari perusahaan dan pindah ke perusahaan yang lain.

Pada sekelompok pemimpin lainnya menerapkan pola kepemimpinan yang berorientasi pada manusia (human oriented). Pemimpin memusatkan perhatiannya pada kegiatan dan masalah kemanusiaan yang dihadapi, baik bagi dirinya maupun bagi karyawan. Kepemimpinan pada golongan ini lebih populis dibanding pola yang terdahulu, karena dipandang memperhatikan masalah-masalah riil yang dihadapi karyawan. Dari masalah anak sakit sampai dengan kondisi keluarga. Dari masalah stamina sampai dengan nonton bola. Akibatnya, lingkungan kerja dapat mengarah pada budaya gosip, tetapi mengesampingkan penyelesaian tugas dan standar kinerja.
Pada pola yang ekstrim, kedua orientasi kepemimpinan di atas tidak ada yang efektif mengelola karyawan. Dengan kemampuan meramu dan menggabungkan keduanya, dalam banyak hal terbukti lebih efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi peningkatan kinerja karyawan.

About these ads

About cokroaminoto

Lahir di Pekalongan, 29 Nopember 1966. Berkeluarga, dengan 2 anak. Sejak SD hingga SLTA Kejuruan lulus di Pekalongan. Menjalani ikatan dinas dari Departemen Kesehatan sejak 1987 di Kebumen. Pada tahun 1996 menyelesaikan program sarjana FISIP, dan pada tahun 2001 lulus program pasca sarjana Manajemen Kesehatan di UGM Yogyakarta. Sejak itu, mulai tertarik pada wilayah kajian pengembangan kinerja (Walah, sok ilmiah..). Bukan apa-apa, karena dalam dunia kerja, apa lagi kerja di kantoran, persoalan kinerja menjadi biang keladi dan akar permasalahan utama. Bagaimana tidak, maju-mundurnya sebuah kantor, organisasi, bahkan dari sistem pemerintahan tergantung dari sini. Trus, dari mana harus mulai, faktor apa saja yang mempengaruhi, kendala apa saja yang biasa menghambat pengembangannya. Apa kita bisa memperbaikinya? Hal-hal inilah kemudian yang menjadi motivasi saya untuk membuat blog ini. Eh syukur menjadi tempat berbagi pendapat dan pengalaman. Amin

Discussion

17 thoughts on “MEMBANGUN KINERJA KARYAWAN MELALUI PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA

  1. Mana faktor lingkungan kerja lainnya, pak? Bapak kan baru menulis 3 faktor. Trims

    Posted by Rino | May 28, 2007, 12:32 pm
  2. apakah faktor lingkungan fisik n non fisik termasuk dalam faktor lingkungan kerja?

    Posted by zainul | June 10, 2007, 9:53 am
  3. pak, pengukuran lingkungan kerja dilihat dari non fisik dan fisik, apa saja pak?

    Posted by tantri | January 17, 2008, 8:00 am
  4. Tantri terimakasih. Lingkungan kerja dalam organisasi/perusahaan, dapat berupa: Struktur tugas, Desain pekerjaan, Pola kepemimpinan, Pola kerjasama, Ketersediaan sarana kerja dan Imbalan (reward system). Kalau anda ingin melihatnya secara fisik dan non fisik maka masing-masing variabel tersebut diidentifikasi. Pembahasan pada artikel di atas, lebih banyak melihatnya secara non fisik.
    Sebagai contoh, Struktur tugas menunjuk pada bagaimana pembagian tugas dan wewenang itu dilaksanakan. Secara fisik apakah dalam perusahaan itu telah memiliki: struktur organisasi, daftar karyawan, uraian tugas masing-masing karyawan, penilaian pelaksanaan tugas karyawan, pembagian tim dll.

    Posted by cokroaminoto | January 20, 2008, 3:04 am
  5. Pak,,saya mau tanya apa saja bentuk-bentuk motivasi kerja yang dapat diberikan seorang pimpinan pada karyawannya untuk dapat meningkatkan kinerja karyawan dan prestasi perusahaan??? terimakasih.

    Posted by MELVA | April 3, 2008, 1:53 am
  6. MELVA, terimakasih. Ada beberapa bahasan mengenai motivasi di sini. Salah satunya anda dapat membaca artikel di http://cokroaminoto.wordpress.com/category/referensi/page/3/
    Semoga bermanfaat.

    Posted by cokroaminoto | April 6, 2008, 2:05 am
  7. sejauh mana lingkungan kerja berdampak pada kejenuhan kerja? terima kasih

    Posted by hani | August 14, 2008, 4:41 am
  8. Hani, terimakasih. Lihat respon saya untuk anda di topik terbaru. http://cokroaminoto.wordpress.com/2008/08/14/kepuasan-kerja-respon-untuk-hani/
    Semoga bermanfaat

    Posted by cokroaminoto | August 14, 2008, 1:36 pm
  9. Bapak, saya hendak menyusun tesis dengan tema “Pengaruh Lingkungan Kerja, Motivasi dan Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan”. Mungkin bapak ada masukan untuk referensi buku mengenai Lingkungan Kerja. Karena saya membaca blog anda cukup menarik namun kurang lengkap. Saya ingin tau lebih dalam mengenai topik ini.
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

    Posted by sherlie | February 6, 2009, 5:26 am
  10. kenapa sumber dari artikel diatas tidak disertakan pak?terima kasih

    Posted by noe | April 29, 2009, 11:17 pm
    • Noe, terimakasih. Dalam buku teks aslinya anda bisa baca
      Managing for Performance: An Introduction to the Process of Managing
      Oleh John M. Ivancevich, James H. Donnelly, James L. Gibson
      Edition: 2, revised
      Diterbitkan oleh Business Publications, 1983
      ISBN 025602913X, 9780256029130
      647 halaman

      Posted by cokroaminoto | June 2, 2009, 6:28 am
  11. Sebenarnya indikaotr lingkungan kerja yang ideal itu seperti apa ya pak ?

    terima kasih

    Posted by Dhani | February 23, 2010, 4:14 am
  12. adakah aspke-aspek atau faktor-faktor mengenai lingkungan kerja pak ?
    terimaksih,,, :)

    Posted by Putri | November 26, 2012, 1:00 pm
  13. bapak apakah saya bisa tau lebih dalam tentang lingkungan kerja ? aspek-aspek atau faktor-faktor mengenai lingkungan kerja ?? besertaa referensinyaa…
    terimakasih bapak :)

    Posted by Putri | November 26, 2012, 1:02 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: POLA KEPEMIMPINAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA: Respon untuk Febby « Blognya Cokroaminoto - July 2, 2007

  2. Pingback: Staff Performance » Blog Archive » POLA KEPEMIMPINAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA: Respon untuk Febby - February 22, 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Selamat Datang. Anda adalah pengunjung ke:

  • 429,500

Temui Saya

Di Blogspot. Temui saya Cokroaminoto, untuk berdiskusi masalah Perencanaan Kesehatan untuk membangun kinerja staff, atau bagaimana Menulis Proposal dan Laporan Penelitian untuk kertas kerja (working-paper), Karya Tulis Ilmiah (KTI), Skripsi, Thesis atau sejenisnya atau tertarik untuk melihat dari dekat keragaman budaya Nusantara. Atau membaca koleksi file atau download materi kuliah saya.

Di blogetery.com, anda dapat menemukan juga blog saya, tulisan isteri dan anak saya. Terima kasih.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: